Search
Senin 13 Juli 2020
  • :
  • :

Mitos atau Fatka, Orang Puasa Rentan Sakit Persendian?

Starberita – Jakarta, Orang yang sedang menjalani ibadah puasa amat rentan terhadap sakit persendian. Benarkah demikian? Faktanya memang benar demikian. Nyeri pada sendi bisa diakibatkan oleh beberapa hal, salah satunya adalah kekurangan asupan kalsium saat sahur dan berbuka.

Nyeri otot dan sendi bisa diakibatkan oleh kekurangan gizi dan tingkat nutrisi yang tidak mencukupi. Kekurangan kalium dan kalsium dapat menyebabkan nyeri pada otot dan sendi karena ketidakseimbangan elektrolit.

Penyebab lainnya adalah tekanan ekstra pada sendi, terutama lutut. Laman Islamicity menuturkan, adanya tambahan ibadah salat secara tidak langsung meningkatkan tekanan pada sendi lutut. Selama bulan suci Ramadan, umat Islam lazim menunaikan salat lima waktu plus tarawih di malam hari.

Bagi mereka yang masih muda, nyeri pada persendian mungkin tidak terlalu berbahaya. Akan tetapi, bagi para lanjut usia (lansia) atau yang menderita radang sendi (arthritis) tentu dampaknya sangat buruk, yakni mengakibatkan rasa sakit tak terkira, kekakuan otot, dan pembengkakan.

Tentu Anda tidak perlu khawatir dengan nyeri sendi selama menjalankan ibadah puasa. Sebab, masih ada cara untuk mengobati serta mencegahnya. Dokter Farouk Haffejee dari Asosiasi Medis Islam Afrika Selatan mengatakan, salah satu cara mencegah nyeri sendi adalah dengan mengurangi berat badan agar tidak memberi tekanan lebih pada sendi lutut.

Trik lain yang bisa dilakukan adalah meningkatkan latihan pada bagian tubuh bagian bawah menjelang bulan suci Ramadan. Dengan demikian, otot-otot serta sendi bagian bawah tubuh akan lebih siap ketika ada peningkatan tekanan atau tarikan.

Selain melakukan latihan, mengonsumsi sumber kalsium serta elektrolit dapat mengurangi nyeri pada persendian. Sumber makanan berkalsium seperti telur, kacang kedelai, dan jeruk, dapat membantu menguatkan tulang serta mencegah hipertensi sejak masa muda. Kalsium juga berguna untuk mencegah pengapuran tulang ketika usia semakin lanjut. (sbc-02/okz)

 




Tinggalkan Balasan

error: