Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Gubsu Dorong Pemprovsu Suntik Modal Lebih ke PT Perkebunan Sumut
Search
Jumat 22 November 2019
  • :
  • :

Gubsu Dorong Pemprovsu Suntik Modal Lebih ke PT Perkebunan Sumut

Starberita – Medan, Gubsu, Tengku Erry Nuradi berharap Pemprovsu dapat memberikan kecukupan modal kepada PT Perkebunan Sumut, sehingga BUMD ini dapat berjalan optimal.

Menurutnya, selama ini BUMD tersebut masih menggunakan dana pihak ketiga, yaitu dari perbankan. Seperti diketahui dana dari perbankan itu nantinya memerlukan bunga. Sehingga keuntungan yang diperoleh BUMD ini sebagian untuk membayar bunga.

Dalam pandangan Erry, kecukupan modal PT Perkebunan belum tercapai sesuai dengan apa yang disepakati sejak awal BUMD ini ada. Termasuk penyertaan modal dari Pemprovsu yang belum maksimal.

“Kedepannya diharapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dapat memberikan kecukupan modal kepada BUMD ini, sehingga bisa memberikan keuntungan yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Perkebunan di Medan, kemarin.

Pada kesempatan itu, Erry mengatakan, dari Laporan Direksi, dari hasil pengawasan selama tahun 2017, bahwa PT Perkebunan pada tahun 2017 mengalami peningkatan kinerja dan juga laba.

“Ini merupakan suatu hal yang cukup baik. Meskipun masih adanya kendala-kendala yang perlu diperbaiki ke depannya,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Direktur Utama (Dirut) PT Perkebunan Sumut, Darwin Nasution bahwa modal yang telah disepakati oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Koperasi Karyawan Perkebunan sebagai pemegang Saham PT Perkebunan Sumut belum sepenuhnya disetorkan.

“Kesepakatan sebesar lebih kurang Rp 600 miliar, sejauh ini yang dipenuhi baru sekitar 47 persen,” ujar Darwin.

Padahal, kata Darwin, bisnis perkebunan adalah bisnis yang membutuhkan investasi yang cukup besar. Karenanya butuh penambahan modal dari pemegang saham.

“Diharapkan pemegang saham bisa menambahkan modalnya agar bisnis pekebunan ini bisa dikembangkan kedepannya,” katanya.

Seperti yang disampaikan Gubsu, lanjut Darwin, karena kurangnya modal maka PT Perkebunan mengajukan pinjaman kepada perbankan.

“Seperti kita ketahui bila dari perbankan, tentunya harus mengembalikan pokok dan membayar bunga. Hal ini tentunya membebani pembiyaan perusahaan. Oleh karenanya kami sangat membutuhkan tambahan dana dari pemegang saham,” ucap Darwin. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: