Search
Kamis 19 Juli 2018
  • :
  • :

Pemkab Tobasa Santuni Warga Korban Masalah Sosial

Starberita – Balige, Pemerintah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Rabu (16/5/2018), menyerahkan Bantuan Sosial kepada warga penyandang masalah kesejahteraan sosial, khususnya kepada Anjelina Sitorus (15), korban pelecehan yang terungkap Februari 2018 lalu. Adapun bantuan tersebut berupa santunan tunai sebesar Rp19 juta, dan makanan.

Ketua PKK setempat, Brenda Ritawaty Darwin Siagian bersama Iin Hulman Sitorus didampingi Kadinsos dr Rajaipan Sinurat menyerahkan bantuan tersebut di Aula Sekolah Tinggi Bibelvrouw – Laguboti.

Kadinsos Tobasa, Rajaipan Sinurat menjelaskan bantuan yang diserahkan akan dipergunakan Enjelina untuk biaya makan, membeli makanan tambahan dan persiapannya untuk melahirkan.

“Ini kami serahkan sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Tobasa terhadap warga yang mengalami masalah kesejahteraan sosial. Harapan kami dapatlah bantuan ini dimanfaatkan dengan baik,” kata Rajaipan.

Ketua Sekolah Tinggi Bibelvrouw, Roslinda Sihombing mengaku terharu dengan kepedulian Pemkab Tobasa terhadap Enjelina. Dia mengatakan, warga yang mengalami masalah kesejahteraan sosial mendapat perhatian dari pemerintah setempat. Namun kejadian seperti yang dialami Enjelina diharapkan tidak lagi terjadi ke depannya, mengingat daerahnya daerah yang berbudaya dan beragama.

“Enjelina tinggal di Bibelvrouw sudah sejak Pebruari lalu dan kondisi kesehatannya baik-baik. Mudah mudahan doa dan harapan kita, Enjelina tetap sehat dan terus semangat,” kata Roslinda.

Pemerhati Tobasa, Parlin Sianipar dalam kesempatan itu turut memberikan semangat kepada Enjelina karena masa depannya dinilai masih panjang mengingat usianya masih muda.

“Terimakasih atas bantuan yang telah diserahkan dan saya sebagai anak rantau akan selalu mendukung semua upaya pemerintah dalam membangun dan membantu warga masyarakat Tobasa yang membutuhkan,” katanya.

Mengenai masa depan Enjelina, Parlin berharap supaya dibicarakan dengan orangtua Enjelina sebelum melahirkan. Kemana Enjelina setelah melahirkan nantinya. “Ini juga harus menjadi perhatian kita bersama dan kami siap membantu, berbicara dengan orangtuanya,” ujar Parlin.

Enjelina sendiri setelah menerima bantuan, ia mengaku semakin semangat menjalani kehidupannya dan ia menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Tobasa dan Kepada Ketua Sekolah Tinggi Bibelvrouw yang telah menerima dirinya untuk tinggal sementara dilingkungan sekolah bibelvrouw Laguboti.

“Terimakasih bu, karena Pemkab telah memperhatikan dan membantu meringankan beban saya,” katanya singkat dan polos. (sbc-05/drh)




Tinggalkan Balasan

error: