Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Lupus & HIV/AIDS Itu Beda, Ini Faktanya!
Search
Kamis 19 September 2019
  • :
  • :

Lupus & HIV/AIDS Itu Beda, Ini Faktanya!

Starberita – Jakarta, Bicara mengenai lupus secara otomatis benak langsung teringat akan autoimun. Wajar saja, sebab lupus ada disebabkan salah satunya oleh kondisi sistem kekebalan tubuh (imunitas) terlalu aktif hingga menyerang tubuh itu sendiri, yang dikenal dengan istilah autoimun.

Penyakit yang dijuluki Si Peniru Ulung oleh para tenaga medis tersebut memiliki gejala yang berbeda-beda tiap penderitanya. Sehingga, lupus cukup sulit untuk dideteksi.

Lupus menyerang tubuh dengan merusak sistem imun, hingga penderitanya mengalami penyakit lain, seperti penyakit pada sistem pencernaan, sensitif pada cahaya matahari dan cahaya lainnya, penyakit jantung, saraf, peradangan pada daerah-daerah tertentu, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Oleh karena autoimun menjadi salah satu awal dari penyebab lupus, membuatnya seringkali dikaitkan dengan HIV/AIDS. Padahal, keduanya jelas berbeda, meskipun memiliki kesamaan, yaitu sama-sama menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan membuat penyakit lain mudah menyerang tubuh.

Merangkum dari berbagai sumber, pada HIV (Human Immunodeficiency Virus), virus menurunkan sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga memudahkan penyakit lain untuk menyerang tubuh manusia, dan menyebabkan munculnya AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Sementara itu, lupus hanya disebabkan oleh autoimun tanpa adanya virus HIV. Tapi, bisa saja pengidap lupus juga terkena virus HIV jika terinfeksi.

Perbedaan lainnya, lupus masih bisa disembuhkan dan penyakitnya tidak menetap dalam tubuh manusia. Sedangkan, AIDS, meskipun bisa disembuhkan, namun virus HIV-nya tetap ada dalam tubuh, tinggal atau menetap, sehingga bisa saja seseorang mengalami AIDS sampai dia menghembuskan napas terakhir.

Sistem kekebalan tubuh menjadi salah satu sistem pada tubuh yang juga menerima dampak buruk dari lupus. Sistem kekebalan tubuh dirancang untuk melindungi tubuh dari bahaya dan menyerang zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh, seperti bakteri, virus, dan infeksi. Namun, pada pasien lupus sistem kekebalan tubuh itu sendiri yang bisa menyebabkan penyakit lainnya, sehingga membuat virus, termasuk HIV semakin mudah menginfeksi tubuh.

Jika sistem imun melihat masih ada jaringan tubuh yang sehat, maka mereka akan melihat hal ini sebagai ancaman, yang akhirnya bisa mengakibatkan peradangan akan terus berlanjut. Peradangan itu sendiri dapat menyebabkan rasa sakit dan kerusakan permanen. (sbc-02/okz)

 




Tinggalkan Balasan

error: