Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Bupati Karo: Lanjutan Proyek Pelebaran Jalan Harus Tuntas Tahun Ini
Search
Kamis 21 November 2019
  • :
  • :

Bupati Karo: Lanjutan Proyek Pelebaran Jalan Harus Tuntas Tahun Ini

Starberita – Kabanjahe, Pemerintah Kabupaten Karo, Jumat (11/5/2018), melakukan pengukuran dan mematok batas pelebaran jalan lanjutan proyek pelebaran jalan nasional Kabanjahe – Simpang Ujung Aji, Berastagi sebagai tindak lanjut dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah I Medan.

Pengukuran dan patok batas adalah salah satu syarat utama administrasi pelebaran tahap II setelah sebelumnya meminta persetujuan warga masyarakat yang lahannya terkena dampak pelebaran.

Bupati Karo, Terkelin Brahmana mengharapkan pimpinan OPD terkait saling bersinergi dan berkolaborasi demi suksesnya pelebaran ini. “Jangan dilama-lamakan, apa kendala dan hambatan, semua gerak cepat semoga tahun 2018 ini berjalan sesuai program yang di targetkan pemerintah.”

“Tadi sudah kita lihat pengukuran jalan bersama-sama, apa yang sudah dilakukan tahap I Kabanjahe – Sumbul tetap sama lebar dengan tahap ke dua. Titik pengukuran mulai dari dari as (tengah) badan jalan masing-masing kiri-kanan jalan terkena pelebaran 11 meter yang akan dikorek, sehingga total lebar jalan 22 meter ” kata Bupati Karo sambil meninjau 10 titik patok yang ditelah ditancapkan.

Sekdakab Kabupaten Karo, Kamperas Terkelin Purba menjelaskan dasar pengukuran batas ini telah diintruksikan kepada Dinas PU PR Kabupaten Karo dan Camat Berastagi, Mirton Ketaren.

“Kepala Dinas PU PR bersama Camat Berastagi segera lakukan pendataan terkait pagar dan rumah warga yang terkena dampak pelebaran jalan. Apa yang dibutuhkan supaya disiapkan, karena banyak masukan dan permintaan warga agar perbaikan jembatan dan pagarnya, mereka yang kerjakan, nah untuk itu siapkan datanya, selanjutnya akan kita ajukan anggarannya di P-APBD Tahun 2018 untuk percepatan,” sebut Sekda Kabupaten Karo.

Camat Berastagi Mirton Ketaren menuturkan masih ada kendala terkait pelebaran jalan tersebut, padahal sudah kita sosialisasikan sebelumnya kepada pemilik tanah dan rumah yang terkena dampak pelebaran.

“Dari jumlah 200 kepala keluarga (KK) yang terkena pelebaran jalan , yang belum setuju di desa Raya sebanyak 20 % lagi dari total 200 KK dan di Desa Rumah Berastagi juga demikian 20% jadi hitung-hitung semuanya ada berkisar 40 KK pemilik lahan lagi yang belum setuju,” ungkapnya.

Alasan warga yang belum setuju, menurut Mirton Ketaren, akibat pemilik tanah yang terkena pelebaran tidak berdomisili di Kabupaten Karo, yang 40 persen itu rata-rata tinggal di luar Sumatera, inilah kendala sebenarnya dilapangan. (sbc-05/drh)




Tinggalkan Balasan

error: