Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Soal Pasar Pringgan, DPRD Pertanyakan Sikap Pemko Medan
Search
Selasa 15 Oktober 2019
  • :
  • :

Soal Pasar Pringgan, DPRD Pertanyakan Sikap Pemko Medan

Starberita – Medan, Sekretaris Komisi C DPRD Kota Medan, Boydo HK Panjaitan, mempertanyakan sikap Pemerintah Kota Medan terkait dengan pengalihan Pasar Pringan ke PT Parbens. Pasalnya, pengalihan tersebut tidak diketahui sejumlah wakil rakyat.

”Kami sudah faham tuntutan seluruh pedagang. Perlu diketahui hingga kini belum dapat mandat dari Walikota dan kami tidak pernah diajak rapat tentang terkait hal ini (pengelolaan Pasar Pringgan),” kata Boydo HK Panjaitan ketika menerima aspirasi pedagang Pasar Pringgan, Senin (7/5/2018).

Boydo meminta agar pihak Pemerintah Kota Medan memberi surat atau undangan rapat tentang pengelolaan pasar. “Jadi, dengan ini kita bersama bisa memperjuangkan rakyat. Sampai sekarang pun kita sebagai wakil rakyat tidak pernah tahu adanya perjanjian Pemko Medan dengan PT Parbens sejak Pasar Pringgan diambil ahli perusahaan sebelumnya. Jadi, patut kami pertanyakan juga seharusnya kami mengetahui akan hal ini,” ucap Boydo.

Boydo juga menyatakan, pihaknya menaruh “ curiga” atas keputusan yang diambil oleh Pemko Medan. ”Jika memang ada yang patut dicurigai juga menjadi pertanyaan kami.Ada apa dengan Walikota Medan,” tegasnya.

Dalam pertemuan itu, Boydo, langsung memutuskan untuk melakukan pemanggilan terhadap sejumlah pihak untuk digelar rapat dengar pendapat.

Jualan & Blokir Jalan

Sebelumnya ratusan pedagang Pasar Pringgan kembali melakukan aksi. Kali ini aksi untuk menolak kehadiran  PT Parbens selaku pengelola pasar. Dalam aksinya, para pedagang menggelar dagangan di Balaikota Medan, tapi karena tidak direspon pedagang melakukan aksi di Gedung DPRD Kota Medan. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: