Search
Sabtu 11 April 2020
  • :
  • :

Ciptakan Kebersamaan & Keberagaman Dalam Bingkai NKRI

Starberita – Pematangsiantar, Seluruh masyarakat Sumatera Utara, khususnya Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Tapanuli Tengah diharapkan, selalu menciptakan kebersamaan dalam keberagaman dengan bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kepada para pemuda dan generasi penerus khusus pemuda muhammadiyah, ciptakanlah kebersamaan dalam keberagaman dengan bingkai NKRI,” ujar Wagubsu, Nurhajizah Marpaung saat menghadiri Resepsi Milad ke-86 Tahun Pemuda Muhammadiyah di Pematang Siantar, belum lama ini.

Dia mengatakan dalam dinamika kehidupan sosial kemasyarakatan di Sumut, keberadaan organisasi pemuda khususnya organisasi Pemuda Muhammdiyah sangat dirasakan ikut memainkan peranannya dalam menyikapi dan mewarnai jalannya penyelenggaraan pembangunan, pemerintahan maupun pembinaan kemasyarakatan. Untuk itu, pemerintah berharap agar organisasi ini tetap komitmen dalam membawa visi dan misinya didalam pembangunan.

“Saya, Wakil Gubernur atas nama Pemprovsu yakin kader-kader Pemuda Muhammadiyah di Sumut dapat berperan dan mampu berpartisipasi aktif dalam membantu keberhasilan pelaksanaan pembangunan di negeri berbilang kaum ini. Karena organisasi ini telah melahirkan kader-kader pemuda yang arif, bijaksana dalam berfikir, bertidak senantiasa dilandasi keteguhan iman dan taqwa,” jelas Nurhajizah.

Di akhir sambutannya, Wagubsu mengucapkan selamat atas Milad yang ke-86 untuk Pemuda Muhammadiyah, semoga tetap menjadi organisasi yang membanggakan dan sukses atas terselenggaranya Rapimwil II Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara.

Pada kesempatan yang sama, Wakapoldasu, Brigjen Pol Agus Andrianto menyampaikan, Polri akan berjuang terus untuk kemajuan negeri yang mempunyai masyarakat yang multietnis, khususnya Sumut.

“Selain itu, Sumut selalu dicoba akan dipecah belah tetapi hingga saat ini kita tidak terprovokasi akan isu-isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan,” katanya.

Dikatakannya, unsur Polri tidak dapat berbuat apa-apa tanpa adanya kerjasama dari masyarakat.

“Untuk itu kami berharap agar masyarakat selalu mematuhi segala peraturan-peraturan yang ada sehingga terciptanya ketertiban dan keamanan,” katanya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dr Dahnil Anjar Simanjuntak SE ME dalam sambutannya mengatakan, keberagaman ini adalah keindahan. Perbedaan adalah peluang untuk belajar satu dengan yang lainnya.

“Dari semua perbedaan jangan ditakuti tapi haruslah digembirakan,” katanya.

Begitu pula dalam menghadapi Pilkada serentak 2018 yang sudah dipelupuk mata. Hendaknya semua pihak bergandengan tangan walau terdapat perbedaan pilihan. Tidak saling manjatuhkan dengan menciptakan isu-isu negatif yang dapat memecah belah persatuan.

“Jangan berlaku ekstrimis, hendaknya menjadi umat yang netral. Katakan benar jika memang benar dan katakan salah jika memang salah,” ujarnya.

Sementara itu Walikota Pematang Siantar, Eriansyah dalam ucapan selamat datangnya memberikan apresiasi yang tinggi atas diselenggarakannya Rapimwil II yang dirangkaikan dengan Resepsi Milad 86 Tahun.

Disampaikan, juga oleh sebagai orang muslim janganlah saling bersinggungan dan saling menjelekkan. Tetapi justru saling menyanyangi bertegur sapa dan saling menghormati sesamanya.

“Walau kita berbeda latar belakang baik suku dan bangsa tetapi kita harus bertekad bahwa NKRI adalah harga mati, oleh karenanya kita harus selalu menjaga persatuan dan kesatuan,” ucapnya.

Bupati Tapteng, Bahtiar Ahmad Sibarani menyampaikan Pemuda Muhammadiyah kedepannya diharapkan mempunyai kader-kader yang netral dan adil dengan tidak membedakan suku dan agama.

Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumut, M. Basyir Hasibuan melaporkan bahwa kegiatan Rapimwil II ini dalam rangka persiapan untuk Muswil ke-13 yang akan datang. Kegiatan ini sebagai bahan evaluasi terhadap kinerja yang telah dilaksanakan, juga konsolidasi atas kegiatan yang akan dilaksanakan di mukhtamar ke depannya. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: