Search
Minggu 31 Mei 2020
  • :
  • :

Pemerintah Kaji Penambahan Subsidi Solar untuk Pertamina

Starberita – Jakarta, Pemerintah tengah membahas tambahan anggaran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar untuk PT Pertamina (persero) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018. Tambahan subsidi tersebut akan mempertimbangkan harga kenaikan minyak dunia yang lebih tinggi dari Indonesian Crude Price (ICP) senilai US$ 48 per barel.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, rencana penambahan tersebut untuk mendukung kondisi kesehatan keuangan Pertamina sebagai penyedia BBM bersubsidi. Saat ini, penambahan itu tengah dibahas bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jonan Ignasius, Rabu (2/5/2018).

“Memang dibahas mengenai situasi dari harga minyak yang lebih tinggi dari ICP, yang ada asumsinya dalam UU APBN implikasinya tentu saja bahwa nilai subsidi yang harus ditanggung Pertamina cukup besar,” kata Sri Mulyani di Gedung Kementerian KEuangan, Jakarta Pusat usai rapat.

Dalam rapat tertutup tersebut, kata Sri Mulyani, juga telah dibahas soal mekanisme agar harga BBM tetap terjangkau sekaligus memperhatikan keuangan Pertamina. Selain menggelar rapat koordinasi, Pemerintah yang diwakili Jonan telah bersurat dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat untuk membahas rencana penambahan subsidi Pertamina tersebut.

“Kami harap agar komunikasi politik kita dengan dewan tetap bisa terjaga karena penggunaan uang APBN yang di luar UU APBN atau yang sudah diatur oleh APBN tapi mekanismenya perlu disampaikan kepada dewan, perlu kami jaga juga,” kata Sri Mulyani. (sbc-03/tem)




Tinggalkan Balasan

error: