Search
Rabu 3 Juni 2020
  • :
  • :

Ini 3 Sumber Mineral Terbaik untuk Orang Hipertensi

Starberita – Jakarta, Salah satu cara terbaik untuk menurunkan tekanan darah tinggi adalah dengan menerapkan pola makan sehat dan seimbang. Salah satu asupan nutrisi yang penting untuk tubuh adalah mineral. Berikut adalah tiga jenis asupan mineral terbaik untuk mengatasi hipertensi.

Garam adalah jenis mineral yang tidak boleh dikonsumsi oleh orang hipertensi

Dari sekian banyak jenis mineral yang harus didapat oleh orang-orang hipertensi, garam adalah jenis yang mesti dihindari. Terlalu banyak makan makanan asin bisa membuat ginjal bekerja ekstra keras membilas kelebihan sodium. Penumpukan sodium ini nantinya dapat menjadi plak yang mengeras di dinding pembuluh dara, semakin menyulitkan darah mengalir dengan baik.

Selain itu, konsumsi garam berlebih bisa meningkatkan jumlah cairan yang mengelilingi sel dan volume darah di aliran darah. Peningkatan volume darah berarti akan membuat jantung bekerja lebih keras, cepat, dan menekan pada pembuluh darah.

Seiring waktu, jantung yang kerja ekstra bisa menegangkan pembuluh darah. Sehingga nantinya akan menyebabkan tekanan darah tinggi. Terlebih untuk orang yang memang sudah memiliki hipertensi, makan banyak garam akan membuat tekanan darah makin melonjak parah.

Beberapa bukti bahwa terlalu banyak garam dapat merusak jantung, pembuluh darah, dan ginjal tanpa meningkatkan tekanan darah. Kebanyakan asupan garam juga berdampak buruk pada tulang.

Mineral untuk menurunkan tekanan darah tinggi

Meski garam harus benar-benar Anda hindari kalau ingin menurunkan tekanan darah tinggi, tidak demikian dengan tiga jenis mineral ini:

Kalsium

Kalsium memiliki banyak manfaat kesehatan yang menarik selain menguatkan tulang. Orang-orang yang rutin mengonsumsi makanan tinggi kalsium cenderung memiliki tekanan darah yang lebih rendah, berat badan yang lebih rendah, lemak tubuh yang lebih sedikit, dan penurunan risiko terkena diabetes tipe 2.

Pedoman diet DASH untuk hipertensi menyarankan Anda setidaknya makan 2 hingga 3 porsi produk susu rendah atau tanpa lemak per hari. Hitungan porsi ini membantu Anda mendapatkan asupan 1,200 mg kalsium untuk orang-orang berusia 50 tahun ke atas. Selain dengan susu, penuhi juga asupan kalsium Anda dengan makanan segar seperti ikan, sarden, bayam, tahu, jeruk, dan kacang almond.

Kalium

Penelitian dari berbagai sumber menunjukkan bahwa meningkatkan asupan kalium bisa menurunkan tekanan darah tinggi.

Kalium membantu tubuh membuang kelebihan cairan agar jantung tidak harus memompa terlalu berat dan memungkinkan tekanan darah untuk tetap stabil. Kalium juga penting untuk membantu mengatur detak jantung.

Banyak buah dan sayur merupakan sumber kalium yang baik, khususnya jeruk, pisang, kentang, dan tomat. Asupan kalium yang tinggi dapat menyeimbangkan beberapa efek berbahaya akibat terlalu banyak makan garam.

Magnesium

Magnesium dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan kemudian menjaganya tetap stabil. Namun demikian, banyak penduduk Indonesia yang tidak mendapat cukup magnesium dalam pola makannya.

Gandum utuh adalah sumber yang baik untuk mendapatkan magnesium. Anda juga bisa mendapatkan sumber mineral magnesium dari makanan seperti alpukat, pisang, kacang-kacangan, ikan dan produk susu. (sbc-02/hel)

 




Tinggalkan Balasan

error: