Search
Jumat 21 September 2018
  • :
  • :

Isu Komunis Hanya Rekayasa

Starberita – Jakarta, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Mohammad  kembali menyinggung soal isu komunis yang menerpa Presiden Jokowi. Dia menegaskan bahwa itu adalah rekayasa.

“Isu komunis itu buatan, mulai dan hanya untuk kepentingan Pilpres 2014 serta disebarkan masif pertama kali oleh Tabloid Obor Rakyat yang disebar ke pondok-pondok pesantren dan masjid seluruh Indonesia. Saya tahu persis karena saya berada di Tim Pemenangan Prabowo-Hatta saat 2014,” kata Romahurmuziy di Jakarta, Selasa (17/4/2018).

Politikus yang akrab disapa Rommy itu mengatakan bukti hoax dan palsunya Obor Rakyat adalah pemred dan redpelnya sudah divonis penjara pada tanggal 22 November 2016. Dia menuturkan saat Gerindra, PKS, dan PAN bersama PDIP mengusung Jokowi sebagai wali kota Solo 2010, tidak pernah ada isu PKI.

“Posisi politik PPP selalu berhadapan dengan Jokowi, baik Pilwali Solo 2005, Pilwali Solo 2010, Pilgub DKI 2012, dan Pilpres 2014. Artinya, jelas-jelas kami tidak dalam posisi memproduksi isu itu. Kalau kami yang memproduksi itu, pasti sudah kami lakukan pada 2005, 2010 dan 2012 sebagai pihak yang jelas berhadapan,” lanjut dia.

Rommy menambahkan partainya perlu menjelaskan agar kader-kader mereka yang masih disesatkan orang dengan pemahaman bahwa Jokowi itu berbau komunis mendapat penjelasan yang rasional bahwa dukungan PPP ke Jokowi 2019 murni karena pribadinya yang bersahaja, berangkat dari dan dekat dengan rakyat.

“Kinerjanya nyata terukur dan jelas-jelas tidak ada hubungannya dengan komunis,” tutur Rommy. (sbc-03/vnc)




Tinggalkan Balasan

error: