Search
Senin 16 Juli 2018
  • :
  • :

Ini Pertolongan Pertama pada Orang Mabuk Parah Akibat Minuman Beralkohol

Starberita – Jakarta, Banyak orang yang menggunakan alasan menghangatkan tubuh untuk bisa mengonsumsi alkohol. Padahal, sudah jelas bahwa negara ini adalah negara tropis. Kemudian mereka yang mengonsumsi alkohol karena alasan pertemanan pun sebaiknya berpikir dua kali untuk mau mengonsumsi minuman ini.

Pasalnya, sudah sangat jelas dikatakan bahwa minuman yang mengandung alkohol tidak baik untuk kesehatan. Bahkan, kerugian bukan hanya dirasakan mereka yang mengonsumsi alkohol, tetapi juga bisa merugikan orang lain. Sebut saja kasus kecelakaan akibat pengendara mabuk alkohol dan kejadian kekerasan fisik yang terjadi karena si pelaku sedang terkena efek dari alkohol.

Menjawab fenomena ini, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, menjelaskan bahwa satu-satunya cara untuk mengatasi masalah ini adalah berhenti mengonsumsi.

“Satu-satunya cara adalah berhenti atau tidak mendekatinya sama sekali karena dampak buruk pada kesehatan akan terjadi pada mereka yang mengonsumsi alkohol apalagi yang aktif,” terangnya.

Namun, sambung dr. Ari, jika kondisinya Anda melihat teman atau orang di sekitar Anda yang mengalami keracunan akibat alkohol, hal pertama yang mesti diperhatikan adalah saluran penapasan si korban. Sebab, bagian ini yang kadang lalai dan membuat di korban semakin sulit untuk disembuhkan.

“Jalan napas adalah hal penting yang jangan sampai dilupakan. Pastikan si korban lehernya tidak terjepit karena banyak hal, sebut saja posisi dia tidur,” sambung dr. Ari.

Dia melanjutkan, pastikan juga jika korban tidak berada di dekat area yang basah atau dekat dengan api. Ini supaya si korban tidak mengalami kondisi lanjutan seperti tenggelam dalam kolam atau terbakar karena terlalu dekat dengan sumber api. “Jadi, usahakan diletakkan di tempat yang steril atau jauh dari sumber bahaya,” singkatnya.

Sementara itu, ketika si korban sudah mulai sadar dan mau muntah, pastikan dia bisa muntah dengan lancar dan tidak menahan-nahan muntahannya. Jadi, bisa dikatakan bahwa kalau si korban sudah mau muntah, biarkan dia muntah sekalipun itu di tempat yang tidak semestinya.

“Kenapa begitu, karena kalau si korban tersendak atau menelan kembali muntahannya, bisa saja muntahan itu masuk ke dalam paru-paru dan efek selanjutnya adalah radang paru-paru yang bisa diderita si korban,” tambahnya. (sbc-02/okz)

 




Tinggalkan Balasan

error: