Search
Selasa 19 Juni 2018
  • :
  • :

KPK Minta Tersangka Suap DPRD Sumut Bersikap Kooperatif

Starberita – Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyarankan agar para tersangka suap DPRD Sumut kooperatif terhadap penyidik.

“Agar dipertimbangkan sebagai faktor yang meringankan,” ujar Juru bicara KPK Febri Diansyah menyampaikannya melalui pesan teks, Senin (16/4/2018).

Hari ini KPK akan memeriksa 22 anggota DPRD Sumatera Utara sebagai saksi untuk 38 tersangka suap Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho. Pemeriksaan di markas Brimob Kepolisian Daerah Sumatera Utara ini merupakan lanjutan dari pemeriksaan sekitar 50 saksi sebelumnya.

Penyidik akan mendalami dan memilah dugaan penerimaan suap terhadap 38 anggota DPRD yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. “Terutama hubungannya dengan kewenangan dan periode jabatan masing-masing.” Febri menyampaikannya melalui pesan teks, Senin, 16 April 2018.

38 anggota DPRD Sumut menjadi tersangka gratifikasi sehubungan dengan fungsi dan kewenangan anggota DPRD Sumut 2009-2014 dan/atau 2014-2019. Mereka diduga menerima hadiah atau janji dari mantan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, dengan kisaran Rp300 juta-Rp350 juta.

Hadiah dan janji itu diberikan sehubungan dengan sejumlah pembahasan di DPRD, yaitu persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tahun anggaran 2012-2014, persetujuan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Utara tahun anggaran 2013 dan 2014, pengesahan APBD Provinsi Sumatera Utara tahun anggaran 2014 dan 2015, dan penolakan penggunaan hak interpelasi oleh DPRD Provinsi Sumatera Utara pada 2015.

Para tersangka 38 anggota dan mantan anggota DPRD penerima hadiah itu adalah Rijal Sirait, Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Abu Bokar Tambak, Enda Mora Lubis, dan M. Yusuf Siregar. Muhammad Faisal, Abul Hasan Maturidi, Biller Pasaribu, Richard Eddy Marsaut Lingga, Syafrida Fitrie, Rahmianna Delima Pulungan, Arifin Nainggolan, Mustofawiyah, Sopar Siburian, Analisman Zalukhu, Tonnies Sianturi, Tohonan Silalahi, Murni Elieser, dan Dermawan Sembiring.

Tersangka lain perkara suap DPRD Sumut adalah Arlene Manurung, Syahrial Harahap, Restu Kurniawan, Washington Pane, John Hugo Silalahi, Ferry Suando, Tunggul Siagian, Fahru Rozi, Taufan Agung Ginting, Tiaisah Ritonga, Helmiati, Muslim Simbolon, Sonny Firdaus, Pasiruddin Daulay, Elezaro Duha, Musdalifah, serta Tahan Manahan Panggabean. (sbc-03/tem)




Tinggalkan Balasan

error: