Search
Rabu 24 Oktober 2018
  • :
  • :

Dinkes Diminta Tak Tutup Mata Atas Buruknya Pelayanan Pasien BPJS

Starberita – Medan, Anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) 2017, Paul Mei Anton Simanjuntak, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan tidak menutup mata dengan buruknya pelayanan rumah sakit terhadap pasien BPJS Kesehatan. Pasalnya, ada perbedaan pelayanan yang didapat pasien ketika berobat di rumah sakit.

“Kalau pasien umum, rumah sakit memberikan pelayanan yang maksimal. Kalau pasien BPJS buruk. Masyarakat diarahkan ikut kepersertaan BPJS, tapi pelayanan buruk,” kata Paul MA Simanjuntak pada rapat pembahasan LKPj 2017 bersama Dinkes Kota Medan, Senin (16/4/2018).

Buruknya pelayanan rumah sakit terhadap pasien BPJS, kata Paul, dialami dirinya sendiri. Ketika itu, dia ingin membawa ibunya berobat ke RS Murni Teguh. “Ibu saya ikut BPJS, tiap bulan bayar iuran Rp100.000. Anehnya, tidak diterima ketika berobat ke Murni Teguh,” sesalnya.

Politisi PDIP ini sebenarnya tidak ingin mempublikasi hal tersebut. “Saya tidak ingin dibilang perhitungan untuk berobat orangtua. Karena BPJS tidak diterima, akhirnya berobat ke Murni Teguh sebagai pasien umum,” sebutnya.

Kepala Dinas Kesehatan Medan, drg Usma Polita, mengaku pihaknya terus melakukan monitoring terhadap pelayanan BPJS di rumah sakit. Khusus mengenai RS Murni Teguh, Usma, mengaku ada sedikit kendala pembayaran oleh BPJS, dimana ada sejumlah tagihan RS Murni Teguh yang belum dibayarkan. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: