Search
Jumat 29 Mei 2020
  • :
  • :

Soal OTT, Sekdaprovsu Minta ASN Kerja Baik

Starberita – Medan, Plt.Sekdaprovsu, Ibnu S. Utomo mengatakan bahwa pihaknya belum mendaptkan laporan apapun terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Tim Saber Pungli Poldasu terhadap 5 ASN di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinin Satu Pintu Terpatu (DPMPPSPT) Pemerintahan Kota Padangsidempuan.

“Saya belum tau soal OTT itu. Dan saya pribadi juga belum mendapat laporan soal penangkapan ASN yang terjadi di Padangsidempuan itu,” ungkap Ibnu yang terkejut mendengar kabar adanya ASN yang terjaring OTT Tim Saber Pungli saat di konfirmasi wartawan unit Pemprovsu di Medan, Rabu (11/4/2018).

Oleh karenanya, selaku Plt.Sekdaprovsu, Ibnu pun menekankan kepada seluruh ASN yang ada di Sumut ini, khususnya ASN di DPMPPSPT agar tidak berbuat ‘macam-macam’ ataupun ‘bermain-main’ lagi. Apalagi menurutnya, tunjangan ASN saat ini sudah cukup tinggi.

“Tunjangan ASN sekarang kan sudah tinggi. Jadi saya minta kepada para ASN yang ada di Sumut ini agar bisa bekerja sebaik-baiknya. Terlebih lagi, kita ini juga sudah banyak di contoh oleh beberapa provinsi lainnya terkait sistem administrasi yang kita terapkan disini,” sebut Ibnu.

Terkait soal pengurusan berkas perizinan di DPMPPTST, dikatakannya bahwa saat ini untuk semua jenis pengurusan berkas itu sudah dilakukan secara online. Kendati demikian, Ibnu pun mengaku bahwa yang dilakukan langsung hanya sebatas penyerahan berkasnya saja.

Kemudian lagi, terkait biaya tambahan lainnya, Ibnu mengatakan bahwa biaya tambahan tersebut ada jika si pengurus menggunakan jasa Konsultan. Sehingga biaya itu harus dibebankan terhadap si pengurus berkas bukanlah biaya resmi dari dinas terkait.

“Kalau ada biaya tambahan, itu adalah biaya untuk jasa konsultan. Karena konsultan tersebut meminta biaya ke kita terkait pengurusan berkas yang dilakukan orang tersebut,” paparnya.

Ditanya soal biaya resmi untuk pengurusan izin, Ibnu mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti berapa besaran biayanya.

“Saya kurang tau pasti berapanya, tapi yang saya tau biayanya itu sangat murah. Dan itu juga sudah ada standarisasi harganya. Jadi kita tidak bisa macam-macam lagi,” tandas Ibnu.

Diketahui sebelumnya, Tim Saber Pungli Polda Sumut kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Dimana dalam aksinya tersebut, Tim Saber Pungli Poldasu mengamankan 5 orang ASN dari DPMPTSP Kota Padangsidimpuan pada Selasa (10/4/2018) sore.

Adapun kelima oknum ASN DPMPTSP Kota Padangsidimpuan yang diamankan tersebut antara lain, Plt.Kabid Perijinan, Armen Parlindungan Harahap yang diduga kuat sebagai tersangka. Sementara 4 orang lainnya, yakni Kasi Regulasi, Suhemi Rangkuti, Kasi Penanaman Modal, Johannes Gultom, Kasi Perijinan, Dian Afriani, dan Staf DPMPTSP, M. Zein Lubis juga turut diamankan Tim Saber Pungli Poldasu sebagai saksi.

Kabid Humas Poldasu, Kombes Rina Sari Ginting mengungkapkan, OTT yang dilakukan Tim Saber Pungli di bawah pimpinan Kasubdit III/Tipikor Ditreskrimsus Poldasu AKBP Doni Satria Sembiring.

“OTT ini diawali dengan penangkapan terhadap saksi pemberi yakni Berlian Lubis selaku Direktris CV Tapian Nauli,” terang Rina, Rabu (11/4/2018). (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: