Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Jangan Sepelekan, Ini 7 Dampak Kurang Tidur
Search
Kamis 21 November 2019
  • :
  • :

Jangan Sepelekan, Ini 7 Dampak Kurang Tidur

Starberita – Jakarta, Tidur merupakan suatu hal yang penting untuk dilakukan, karena saat sedang tidur tubuh akan melakukan regenerasi sel, melancarkan peredaran darah, dan melakukan metabolisme. Agar semua kegiatan tersebut dapat berjalan dengan maksimal, maka Anda harus tidur cukup. Untuk orang dewasa, lama waktu tidur ideal biasanya enam sampai sembilan jam.

Terkadang, banyak orang yang tidak terlalu memperdulikan masalah ini, khususnya kurang tidur. Padahal, jika Anda tidak memenuhi kebutuhan tidur dengan benar, hal tersebut akan menyebabkan berbagai macam penyakit, dan masalah pada tubuh.

Ada beberapa bahaya yang akan mengintai Anda ketika sering kekurangan tidur. 

  1. Terganggunya kemampuan untuk mengambil keputusan

Kekurangan tidur akan berdampak pada memori kerja visual. Itu membuat Anda kesulitan untuk membedakan antara sesuatu yang relevan dan tidak relevan di lingkungan Anda, dan mempengaruhi kecerdasan emosi, perilaku, dan kemampuan untuk mengontrol stres.

  1. Gangguan mood (suasana hati)

Masalah kesehatan mental terkait dengan gangguan tidur. Ketika Anda kekurangan tidur, neurotransmitter di otak akan mengalami kekacauan. Hal ini mirip seperti gejala depresi, kecemasan, dan mania. 

  1. Naiknya tekanan darah

Pola tidur yang buruk dapat membuat tekanan darah meningkat. Dalam jangka panjang, hal ini dikaitkan dengan risiko peningkatan penyakit seperti jantung koroner dan stroke. Orang yang mengalami sleep apnea memiliki risiko yang lebih tinggi untuk ini.

  1. Meningkatkan angka kecelakaan

Saat waktu tidur tidak tercukupi, Anda pasti akan merasa mengantuk. Ini akan menjadi sangat berbahaya jika pagi hari Anda harus mengendarai kendaraan, karena dapat menyebabkan kecelakaan. Di Amerika Serikat, diperkirakan 100.000 kecelakaan lalu lintas per tahun terjadi akibat pengemudi yang kelelahan, dan lebih dari sepertiga pengemudi mengaku pernah tertidur saat sedang mengemudi. 

  1. Kenaikan berat badan

Kurang tidur akan mempengaruhi tingkat hormon yang terlibat dalam mengatur nafsu makan. Hal itu dapat menyebabkan kadar leptin menurun, dan hormon kelaparan ghrelin meningkat. Sehingga Anda merasa cepat lapar.

  1. Halusinasi

Mengalami kurang tidur yang parah dapat menyebabkan halusinasi. Pada beberapa kasus langka, hal ini dapat menyebabkan psikosis sementara atau gejala yang menyerupai skizofrenia paranoid. (sbc-02/okz)

 




Tinggalkan Balasan

error: