Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Banyak Tak Tertampung di Pasar Baru Marelan, Legislator Minta Pemko Medan Data Ulang Pedagang
Search
Senin 23 September 2019
  • :
  • :

Banyak Tak Tertampung di Pasar Baru Marelan, Legislator Minta Pemko Medan Data Ulang Pedagang

Starberita – Medan, Sekitar 400 pedagang Pasar Marelan tidak tertampung di dalam pasar yang baru dibangun Pemko Medan. Padahal, para pedagang itu ada yang sudah berpuluh tahun berjualan di lokasi itu.

“Pemko Medan harus kembali mendata ulang para pedagang untuk ditempatkan di Pasar Marelan yang baru dibangun,” ujar anggota DPRD Kota Medan, Beston Sinaga, kepada wartawan di Medan, Selasa (20/3/2018) terkait rekomendasi yang dikeluarkan pimpinan dewan beberapa waktu lalu.

Disebutkannya, para pedagang itu banyak yang berasal dari sekitar pasar yaitu wilayah Medan Utara. “Banyak pedagang itu tidak mendapatkan lagi lapak jualannya, pasca dibangunnya pasar baru. Bahkan, sebagian tidak mendapatkan tempat di lokasi penampungan sementara,” katanya.

PD Pasar Medan yang mengelola pasar tersebut, sebut Beston, harusnya sudah mengenal siapa-siapa saja pedagang yang diproritaskan menempati lapak di lokasi baru. Harus ada pendataan ulang terhadap mereka dan harus ada kepastian mereka mendapatkan tempat yang baru.

Ditambahkannya, para pedagang ini tidak mendapatkan lapak di tempat yang baru karena sudah diisi oleh orang-orang yang selama ini tidak berjualan di sana. Hal itu dinilai tidak memiliki rasa keadilan, karena harusnya yang pertama kali berhak mendapatkan lapak jualan adalah para pedagang yang selama ini sudah menggantungkan hidupnya di pasar tersebut.

Untuk itu, Badan Pengawas dan DPRD harus juga dilibatkan untuk melakukan pendataan dan bila perlu dilampirkan kartu keluarga agar jelas, siapa yang berhak mendapatkan lapak di pasar tersebut.

Saat ini banyak pedagang yang mengadu ke DPRD Medan karena sudah tidak lagi berjualan. Politisi PKPI tersebut menduga banyak permainan di pasar itu sehingga banyak pedagang lama yang tidak tertampung di pasar baru. “Bahkan, ada yang sudah membayar uang pendaftaran, namun akhirnya tidak mendapatkan tempat,” ujarnya. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: