Search
Jumat 25 Mei 2018
  • :
  • :

Dana Pilkada Mencurigakan, Bawaslu Segera Bahas dengan PPATK

Starberita – Jakarta, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) segera menggelar pertemuan dengan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) soal dugaan aliran dana mencurigakan terkait Pilkada 2018.

“Senin lalu kami sudah berkomunikasi ya, masih lewat telepon belum bertemu langsung. Nanti akan diatur lagi waktunya,” ujar komisioner Bawaslu, Ratna Dewi Pettalolo di Jakarta, kemarin.

Sampai saat ini, kata Dewi, pertemuan antara dua lembaga itu belum dijadwalkan lantaran pimpinan PPATK sedang tidak berada di Jakarta.

Dewi berharap pertemuan itu bisa digelar secepatnya. Sebab, informasi dugaan aliran dana mencurigakan ini harus mendapat respons dari Bawaslu. Dengan pertemuan nantinya, Dewi mengharapkan lembaganya bisa mendapatkan petunjuk yang terang. Sehingga apabila ternyata ditemukan adanya pelanggaran terkait pilkada, Bawaslu bisa langsung melakukan penindakan.

Dia meyakini, setelah adanya pertemuan antara Bawaslu dan PPATK, akan ada komunikasi yang lebih intensif untuk mendapatkan data yang konkret. “Aliran dana itu seperti apa, oleh siapa, untuk apa, rekening mana, itu akan akan kami mintakan,” kata dia.

Bila data telah dikantongi dan ditemukan aliran dana mencurigakan terkait pilkada, Bawaslu akan memproses melalui penanganan pelanggaran pemilihan. “Namun bila tindakan korupsi, tentu ada lembaga lain, yakni KPK. Ini sudah kami komunikasikan dengan PPATK, nanti tinggal menunggu pertemuan di antara PPATK dengan Bawaslu,” tuturnya.

PPATK menemukan puluhan miliar rupiah dana mencurigakan terkait Pilkada 2018. Jumlah uang tersebut berasal dari 53 transaksi elektronik dan 1.066 transaksi tunai.

“Sebanyak 53 transaksi merupakan transfer antarrekening, sementara 1.066 adalah penarikan tunai dan sebagainya di bank,” kata Wakil Ketua PPATK Dian Adiana Rae di Kantor PPATK, Jumat lalu. (sbc-03/tem)




Tinggalkan Balasan

error: