Search
Senin 21 Mei 2018
  • :
  • :

IPPM akan Laporkan Dirut PD Pasar & P3TM ke Poldasu

Starberita – Medan, Ikatan Pedagang Pasar Marelan (IPPM) berencana akan melaporkan dugaan jual beli meja dan kios di Pasar Marelan oleh PD Pasar dan Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Marelan (P3TM) ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu).

“Ya! Kami berencana akan laporkan kasus ini ke Poldasu dalam waktu dekat ini,” kata perwakilan pedagang IPPM, Mulyadi, saat mengadu ke Komisi C DPRD Kota Medan, Selasa (13/3/2018).

Rencana melaporkan PD Pasar dan P3TM ke Poldasu, kata Mulyadi, karena pedagang merasa “tertipu”. “Banyak pedagang yang telah memberikan uang muka dan menyetor uang Rp100 ribu untuk pendaftaran yang diakomodir oleh P3TM. Namun, kenyataanya pedagang yang sudah menyetorkan uang muka tidak mendapatkan meja untuk berjualan,” katanya.

Bahkan, sebut Mulyadi, meja dan lapak di pasar tradisional tersebut diperjualbelikan kepada orang yang memiliki uang. Artinya, kata Mulyadi, bagi orang yang mampu membeli meja atau lapak dagangan akan dapat lokasi strategis di pasar tersebut.

“Bahkan, satu orang bisa memiliki lebih dari satu meja. Pedagangnya banyak bukan pedagang di Pasar Marelan, kebanyakan datang dari Pasar Sampali dan Pasar Pancurbatu. Di lokasi strategis, harga meja dijual sebesar Rp70 juta,” keluhnya.

Pedagang lainnya, P.Nainggolan, mengaku dirirnya disarankan PD Pasar untuk berhubungan dengan P3TM agar mendapatkan meja dengan ketentuan harus membayar Rp100 ribu untuk uang pendaftaran serta Rp 3 juta untuk uang muka meja yang harganya dibanderol Rp8-12 Juta.

“Berdasarkan anjuran itu, saya dan sejumlah pedagang lain yang biasa berjualan di sepanjang Pasar V Marelan mendaftarkan ke P3TM. Nyatanya, walaupun sudah daftar dan bayar DP Rp3 juta, hingga kini kami tak dapat lapak untuk berjualan. Bahkan, semalam, lapak kami dirobohkan oleh PD Pasar dan Satpol PP,” terangnya.

Kepada Komisi C, dirinya berharap agar memberikan jaminan kepada pedagang supaya tertampung dan mendapatkan meja untuk berjualan di pasar tersebut. “Tolong lah kami pak, biar ada rekomendasi yang bapak keluarkan untuk kami dapat berjualan serta mendapatkan meja untuk berjualan disana,” ujarnya. (sbc-02)




Tinggalkan Balasan

error: