Search
Rabu 12 Desember 2018
  • :
  • :

Ini 7 Penyebab Paling Umum Telinga Tuli Mendadak

telingaStarberita – Jakarta, Beberapa dari Anda mungkin pernah mengalami tuli mendadak setidaknya satu kali dalam hidup. Saat Anda mengalami tuli mendadak, suara di sekitar Anda tiba-tiba meredam seperti terdengar dari kejauhan.

Biasanya kondisi ini hanya memengaruhi salah satu telinga dan bisa kembali normal dalam beberapa hari. Namun, tuli mendadak juga tidak boleh disepelekan. Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan telinga menjadi tuli mendadak. Apa saja? Simak jawabannya di sini.

Apa saja penyebab tuli mendadak?

Tuli mendadak atau sudden sensorineural hearing loss (SSHL) termasuk gangguan pendengaran yang disebabkan oleh kerusakan pada sel rambut telinga bagian dalam atau jalur saraf yang mengarah dari telinga bagian dalam ke otak.

Terkadang selain tuli mendadak, ada beberapa gejala lain yang timbul saat seseorang mengalami hal ini, yaitu telinga terasa ringan, dan telinga berdenging.

Selain kemasukan air, berikut beberapa penyebab telinga tuli mendadak yang paling umum:

1. Anemia defisiensi besi

Studi dari Pennsylvania State University College of Medicine menemukan bahwa orang yang memiliki anemia defisiensi zat besi berisiko dari dua kali lipat untuk mengalami gangguan pendengaran ini  ketimbang orang sehat.

Peneliti menunjukkan bahwa telinga bagian dalam sangat sensitif terhadap perubahan suplai darah. Zat besi juga jelas dibutuhkan untuk menjaga fungsi sistem pendengaran berjalan normal. Terlalu sedikit darah dan zat besi pada akhirnya bisa mengganggu kerja sel dan bahkan membunuhnya. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pendengaran jika kerusakan atau kematan terjadi pada sel rambut di telinga bagian dalam.

Jadi, mungkin saja anemia defisiensi zat besi bisa menyebabkan telinga tuli mendadak karena tidak cukupnya aliran darah beroksigen yang menuju telinga bagian dalam. Telinga tuli mendadak yang diakibatkan oleh anemia defisiensi besi biasanya berkembang dalam waktu kurang lebih 72 jam.

2. Infeksi virus

Infeksi yang diakibatkan oleh virus menjadi salah satu penyebab tuli mendadak yang paling umum. Satu dari empat orang yang mengalami tuli mendadak diketahui terserang infeksi saluran pernapasan bagian atas satu bulan sebelum gangguan pendengaran itu terjadi

Virus yang terkait dengan tuli mendadak meliputi gondok, campak, rubela, serta meningitis, sifilis dan AIDS.

3. Gendang telinga pecah

Pecahnya gendang telinga disebabkan oleh robeknya selaput tipis yang memisahkan telinga tengah dengan telinga luar. Kondisi ini bisa mengakibatkan gangguan pendengaran sensorineural.

4. Trauma kepala atau akustik

Kerusakan pada telinga bagian dalam Anda juga bisa disebabkan oleh benturan pada kepala atau paparan suara yang sangat keras, seperti ledakan.

5. Tumor

Tumor yang tumbuh pada bagian otak yang mengatur kemampuan mendengar (lobus parietal), dapat menyebabkan terganggunya pendengaran.

6. Obat-obatan

Ada obat tertentu yang dapat membuat telinga Anda rusak dan akhirnya mengganggu kemampuan mendengar. Biasanya, gejala awal yang dialami adalah munculnya bunyi denging, timbul vertigo, dan lama-kelamaan kemampuan mendengar akan hilang atau tuli.

Obat-obatan ini berpengaruh langsung terhadap organ dalam telinga yang berfungsi untuk menerima dan mengolah suara yang kemudian akan dikirimkan ke otak untuk diterjemahkan.

Menurut American Speech-Language-Hearing Association, setidaknya ada 200 jenis obat bebas dan resep yang dapat menyebabkan hilangnya kemampuan mendengar.

7. Multiple sclerosis (MS)

Gangguan sistem saraf yang disebabkan oleh multiple sclerosis (MS) dapat memengaruhi sel saraf dalam otak dan tulang belakang. Selaput otak (myelin) juga bisa ikut terpengaruh dan menyebabkan kerusakan pada serat saraf di dasar otak. Biasanya, orang dengan kondisi ini akan menunjukkan gejala seperti hilangnya pendengaran tiba-tiba. (sbc-02/hel)

 




Tinggalkan Balasan

error: