Search
Senin 19 November 2018
  • :
  • :

Banyak Kadis PPPA di Sumut Tidak Paham Permasalahan Perempuan & Anak

Starberita – Medan, Wagubsu, Nurhajizah Marpaung meminta komitmen dari setiap Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) untuk menangani permasalahan perempuan dan anak di setiap Kabupaten/Kota.

“Komitmen yang kuat itulah kunci utama untuk berhasil menangani permasalah perempuan dan anak,” kata Nurhajizah saat membuka Diskusi Riview Indikator Evaluasi PPPA di Medan, Selasa (13/3/2018).

Diskusi Riview Indikator Evaluasi PPPA bertujuan mengevaluasi kesiapan Kabupaten/Kota yang telah terpilih di tingkat provinsi untuk mengikuti pemilihan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) di tingkat nasional. Adapun Kabupaten/Kota yang terpilih adalah Kabupaten Langkat, Deliserdang, Serdang Bedagai, Karo, Tapanuli Selatan, Labuhanbatu Utara, Asahan, Kota Medan, dan Kota Sibolga.

Nurhajizah melanjutkan, hingga saat ini masih banyak Kadis PPPA di setiap kabupaten/kota yang tidak paham terhadap permasalahan perempuan dan anak di daerahnya sendiri.

“Kadis PPPA kalau belum melihat apa yang terjadi di tengah masyarakat, jangan berani-berani menjadi Kadis. Bagaimana mau menyelesaikan masalah kalau kondisi di lapangan saja tidak tahu,” ujarnya.

Dia meminta para Kadis PPPA di kabupaten/kota untuk melakukan langkah nyata, dimulai dengan lebih sering berkunjung ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas).

“Saya sendiri sering berkunjung, baru-baru ini ke LP Tanjung Gusta. Miris rasanya melihat banyak remaja perempuan kita sekitar 600 lebih terbelenggu di dalam penjara,” ungkapnya.

Perwakilan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republlik Indonesia RI, Elita Gafar menyampaikan, evaluasi PPPA ini dalam rangka pemantauan dan kesiapan Kabupaten/Kota terhadap keberhasilan kinerja suatu program.

“Di samping itu, permasalahan yang dihadapi terkait pelaksanaan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Dan ini merupakan aspek yang sangat penting sebagai penilaian untuk mengikuti pemilihan APE,” pungkasnya. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan