Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Forkopimda Berperan Penting Akhiri Kesenjangan Ekonomi Terhadap Perempuan
Search
Kamis 24 Oktober 2019
  • :
  • :

Forkopimda Berperan Penting Akhiri Kesenjangan Ekonomi Terhadap Perempuan

Starberita – Tanjung Balai, Bicara percepatan pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah Three Ends (3ENDS) merupakan program Kementerian PPA.

3ENDS adalah Akhiri Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (End Violence Against Women and Children), Akhiri Perdagangan Manusia (End Human Trafficking), Akhiri Kesenjangan Ekonomi terhadap Perempuan (End Barriers To Economic Justice). Untuk mengakhiri kesenjangan ekonomi terhadap perempuan, peran Forkopimda Kota Tanjung Balai adalah sangat penting.

Hal tersebut dikatakan Wagubsu, Nurhajizah Marpaung saat menghadiri acara Percepatan Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Tanjung Balai, Selasa (6/3/2018) di Kantor Walikota Tanjung Balai.

Nurhajizah mengharapkan agar Pemko Tanjung Balai melakukan pembinaan terhadap para perempuan yang ada di Kota Tanjung Balai dan menciptakan lapangan kerja khusus kepada para perempuan baik melalui peran PKK dan Dinas P3A PMK Kota Tanjung Balai. Karena Tanjung Balai cukup banyak memiliki potensi ekonomi kreatif seperti pembuatan batik Tanjung Balai dan kerajinan lainnya selain potensi alam yang yang dimiliki Kota Tanjung Balai.

“Pak Walikota dan Wakil Walikota perlu mendorong OPD untuk melakukan pembinaan guna peningkatan kualitas perempuan yang ada di kota Tanjung Balai,” ujarnya.

Wakil Walikota pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa Kota Tanjung Balai terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Pemko Tanjung Balai memiliki lembaga-lembaga yang kaitannya dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, dari PKK, Komis Perlindungan Anak dan Perlindungan Anak Cacat dan Disabilitas dan sebagainya.

“Terkait perlindungan Pemko Tanjung Balai senantiasa melaksanakan aturan-aturan dari yang baik ke arah yang lebih baik,” ujar Ismail.

Terkait mengurangi narkoba Ismail mengharapkan peran dari Pemprovsu dan Forkopimda Sumut juga diperlukan karena memang Kota Tanjung Balai terbesar masuknya Narkoba di Sumut. “Mohon dukungan dari Pemprovsu untuk mengatasi masalah ini,” pungkas Ismail. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: