Search
Rabu 12 Agustus 2020
  • :
  • :

Awas! Kelebihan Tiroid Dapat Sebabkan Gondok

Starberita – Jakarta, Kebanyakan orang mungkin telah mengetahui tiroid. Tiroid merupakan kelenjar hormon yang ada pada leher kita. Kelenjer tersebut berfungsi untuk mengontrol semua aktivitas dan metabolisme dalam tubuh. Seperti membakar lemak dan mengatur detak jantung. Tiroid memiliki bentuk seperti kupu-kupu yang ada pada leher.

Namun jika tiroid lebih banyak dari pada yang tubuh butuhkan hal itu akan menyebabkan penyakit yang berbahaya, begitu juga sebaliknya. Ternyata banyak penyakit yang terjadi jika kelebihan atau kekurangan tiroid. Berikut penjelasannya:

Hipertiroidisme

Salah satu kelainan yang sangat umum terjadi adalah hipertiroidisme, hal ini terjadi ketika tiroid Anda selalu aktif.

Hipertiroidisme terjadi ketika hormon tiroid lebih banyak dari pada yang dibutuhkan oleh tubuh. Hal tersebut menandakan bahwa metabolisme Anda akan meningkat secara signifikan.

Berikut gejala jika Anda mengalami hipertiroidisme, penurunan berat badan, denyut jantung cepat, sulit tidur, kelelahan, mudah marah, gugup, tangan gemetar, dan diare.

Hipotiriodisme

Penyakit tiroid yang satu ini terjadi ketika tubuh Anda kekurangan hormon tiroid. Untuk penyakit yang satu ini awalnya memang tidak menunjukkan tanda yang berarti, namun seiring dengan perkembangannya akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Seperti penyakit jantung, infertilitas atau tidak subur, obesitas, dan nyeri sendi.

Gejala penyakit ini mungkin akan berbeda untuk setiap orang. Namun secara umum gejalanya adalah rambut dan kulit kering, kelelahan, berat badan naik, nyeri sendi dan otot, keringat berlebih, depresi dan denyut jantung lebih lambat.

Penyakit Hashimoto

Berdasarkan Mayo Clinic penyakit Hashimoto adalah suatu kondisi dimana sistem imun tubuh menyerang hormon tiroid. Penyakit ini banyak menyerang wanita yang telah berusia lanjut begitu juga pria.

Sebenarnya gejala penyakit Hashimoto hampir sama dengan hipotiroidisme. Mereka yang terkena biasanya mengalami rambut, kulit dan kuku yang kering, nyeri pada otot dan kelelahan, depresi, kurangnya daya ingat, kenaikan berat badan, dan bengkak pada wajah.

Gondok

Berdasarkan US Department of Health and Human Services Office on Women’s Health gondok adalah pembengkakan dan pembesaran yang terjadi pada kelenjar tiroid. Beberapa penyakit gondok dapat hilang dengan sendirinya, namun sebagian lainnya harus dilakukan perawatan. Biasanya gondok lebih banyak menyerang wanita daripada pria.

Gejala jika terkena gondok adalah suara serak, rasa sesak di tenggorokan, terlihat benjolan pada pangkal leher, dan jika gondok telah membesar akan membuat Anda sulit untuk menelan makanan dan bernafas.

Nodul Tiroid

Nodul tiroid adalah pembengkakan atau benjolan yang terjadi di kelenjar tiroid pada kerongkongan atau tenggorokan. Nodul tersebut berbentuk padat atau cair disertai dengan darah.

Ketika seseorang terkena nodul tiroid akan muncul gejala seperti turunnya berat badan secara cepat, gugup, gemetaran dan detak jantung tak beraturan serta keringat berlebih.

Jadi jika Anda mengalami gejala seperti yang dijelaskan diatas, lebih baik segera periksakan ke dokter agar penyakit tiroid dapat dicegah sejak dini. (sbc-02/okz)

 




Tinggalkan Balasan

error: