Search
Senin 21 Mei 2018
  • :
  • :

Walikota: OPD Harus Fokus Kerja & Penuhi Target Pendapatan

Starberita – Medan, Walikota Medan, Dzulmi Eldin, meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan agar menyusun langkah-langkah strategis guna melaksanakan tugas-tugas pendapatan daerah dan belanja daerah, supaya realisasinya selaras dengan APBD yang sudah ditetapkan. Jika target pendapatan daerah tidak tercapai, maka belanja daerah akan sangat terganggu karena pendanaannya tidak mencukupi.

“OPD harus berupaya memenuhi target pendapatan daerah yang sudah ditetapkan dalam APBD. Tugas pokok OPD melaksanakan APBD secara optimal sesuai dengan tupoksi masing-masing sehingga masyarakat mendapatkan manfaat sebesar-besarnya dari pembangunan kota yang diselenggarakan,” ujar Walikota pada Rapat Kerja Pelaksanaan Program dan Kegiatan Pembangunan Kota Tahun 2018, Rabu (14/2/2018).

Walikota juga meminta seluruh OPD bekerja secara terfokus dan sesuai tupoksi masing-masing. “OPD  jangan sekalipun memikirkan hal-hal lain di luar tupoksinya. Ingat, masyarakat luas juga mengamati dan terus mengawasi hasil kinerja kita,” tegasnya.

Walikota mengatakan, selain ingin mewujudkan pelaksanaan program kegiatan OPD serta APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2018 secara tepat waktu dan sasaran serta berkualitas, Raker untuk mewujudkan sasaran-sasaran pembangunan kota dan penetapan kinerja sebagaimana yang direncanakan.

“Rapat ini dapat membangun koordinasi yang baik untuk menyusun langkah-langkah strategis pelaksanakan program maupun kegiatan tahun 2018 agar sesuai yang direncanakan,” katanya.

Karenanya, Walikota, meminta seluruh peserta rapat agar mengikutinya dengan sebaik-baiknya, sehingga semua memahami target dan sasaran yang diinginkan, termasuk mengenali hambatan yang mungkin dihadapi terhadap program maupun kegiatan yang akan dikerjakan sehingga dapat dilakukan antisipasi kedepan.

“Jadi, rapat ini sangat penting, bukan sebatas seremonial.  Apalagi dalam rapat ini ada evaluasi yang dilakukan sekalian penilaian atas kinerja yang telah kalian lakukan selama ini. Dengan demikian akan diketahui apakah saudara-saudara mampu atau tidak menduduki jabatan saat ini,” kata Walikota.

Dalam Raker yang dihadiri sekitar 700 peserta, Walikota, mengajak seluuruh jajarannya untuk terus meningkatkan kinerja dan selalu menggunakan hati nurani. Kemudian membangun komunikasi timbal balik yang sehat di tengah-tengah masyarakat serta selalu menyapa masyarakat secara langsung.

“Yang lebih penting lagi, turun ke lapangan dan ayomi masyarakat dengan sebaik-baiknya. Hal ini akan memperbaiki citra birokrasi di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Ditegaskan Walikota, penilaian Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) saat ini juga  tidak akan semuda sebelumnya. Untuk ke depan, ungkapnya, penilaian harus berdasarkan hasil capaian kinerja yang telah dilakukan. “Apabila tidak memenuhi capaian kinerja, maka harus dievaluasi karena ini sesuai dengan fakta integritas yang telah saudara tandatangani pada saat pegambilan sumpah jabatan,” tegasnya.

Selanjutnya, Walikota, menyampaikan ada beberapa hal yang perlu dikritisi terkait hasil kerja pembangunan yang belum maksimal dan perlu dilakukan langkah-langkah kongkrit. Selain bidang pendidikan sebagai faktor penentu keberhasilan pembangunan, Walikota juga menyoroti tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan bagi rumah sakit pemerintah, termasuk fasilitas kesehatan tingkat pertama (puskesmas) yang dinilai belum memenuhi standar.

“Lakukan upaya percepatan dan keterpaduan dalam pelaksanaannya. Pembangunan dan Pengembangan RSUD Dr Pirngadi melalui Sekma KPBU  adalah salah satu yang perlu didukung semua OPD, serta tindaklanjut pembangunan Rumah Sakit Tipe C di Medan Utara yang tertunda beberapa tahun. Ini perlu perhatian kita untuk melakukan langkah penyelesaian,” paparnya.

Kemudian terkait penanggulangan kemiskinan, Walikota, minta agar dipersiapkan langkah-langkah koordinasi, termasuk penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara berkualitas. Untuk pembangunan ekonomi, Walikota mengatakan ada beberapa yang harus diperhatikan seperti penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima, peneingkatan produktifitas masyarakat dan pengembangan UKM serta promosi investasi.

“Saya juga minta dilakukan peningkatan kecukupan pangan  bagi masyarakat penanganan rumah tangga rawan pangan, anak kurang asupan pangan, ibu hamil dan menyusui dan lansia rewan pangan dan gizi. Saya minta segera lakukan percepatan terhadap pelaksanaannya,” tegasnya.

Di bidang pembangunan infrastruktur kota guna meningkatkan fungsi jalan dan mengatasi kemacetan, Walikota Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan  melakukan pengaspalan sampai batas trotoar yang ada. Lalu pengerjaan draianase harus diikuti  pemasangan inlet dan saringan control boxdan main hole.

Khusus untuk trotoar, Walikota, menginstruksikan agar segera lakukan koordinasi lintas OPD untuk peningkatan fungsi trotoar. Sebab, trotoar di into kota yang telah selesai dibangun  masih banyak yang tidak dapat dipergunakan pejalan kaki karena berubah fungsi kepada hal yang tidak sebenarnya seperti tempat parkir dan berjualan.

Terakhir, Walikota, memerintahkan segera lakukan perencanaan untuk penyediaan fasilitas bagi masyarakat berkebutuhan khusus dan lansia. “Saya minta OPD terkait memperhatikan fasilitas bagi masyarakat berkebutuhan khusus dan lansia, terutama pada bangunan pemerintah dan fasilitas umum agar mereka terlayani dengan baik,” pungkasnya. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: