Search
Rabu 21 Februari 2018
  • :
  • :

Hasil Uji Publik Penataan Dapil Samosir Pilih Opsi 4A

Starberita – Pangururan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samosir, Selasa (13/2/2018), melakukan uji publik terhadap penataan Daerah Pemilihan Pemilu Legislatif Tahun 2019 di Pangururan.

Dari lima draf dapil yang ditawarkan KPU, partai politik tokoh masyarakat dan jurnalis lebih memilih opsi 4A atau menjadi 4 dapil.

Sedangkan opsi 4A terdiri dari Kecamatan Simanindo dan Onan Runggu 6 kursi, kemudian Kecamatan Pangururan dan Ronggur Nihuta 8 kursi selanjutnya Kecamatan Palipi dan Nainggolan 6 kursi dan untuk kecamatan di Pulau Sumatera yakni Kecamatan Sitio-tio, Harian dan Sianjur Mula-mula tetap dipertahankan 5 kursi.

Selain memilih opsi 4A, sebahagian partai politik, tokoh masyarkat dan jurnalis tetap mengusulkan tiga dapil yang ada saat ini yakni, Dapil 1 Kecamatan Pangururan, Simanindo dan Ronggur Nihuta 12 kursi, Dapil 2, Kecamatan Palipi, Nainggolan dan Onan Runggu 9 kursi serta Dapil 3 Kecamatan Sitio-tio, Harian dan SianjurMula-mula 5 kursi.

Atas masukan dan saran partai politik, tokoh masyarakat dan jurnalis yang menjadi peserta dalam Rapat Kerja Penataan Dapil Pemilu 2019 yang merupakan bahagian dari uji publik penataan Dapil tersebut, KPU Samoair memutuskan untuk mengusulkan tiga opsi penataan Dapil ke KPU Pusat. Opsi pertama 3 Dapil, kedua 4 Dapil dan ketiga 5 Dapil.

Wakil Bupati Samosir, Juang Sinaga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada KPU telah mengkaji penataan dapil serta mau menyamakan persepsi.

“Dalam konteks ini, kita selalu belajar dari pengalaman membahas pengalaman yang lalu yang diberikan ruang”, ucapnya.

Secara umum, katanya, penataan dapil ini demi mencapai kesetaraan daerah, keterwakilan dari daerah anggota DPRD untuk kepentingan umum.

” Akan terjadi ketimpangan pembagunan dan tidak akan ada yang memperjuangkan suatu daerah bila tidak ada keterwakilan anggota dewan”, jelas Juang.

Karenanya, lanjut Juang, opsi manapun yang lebih dipilih para peserta uji publik itulah yang terbaik. Intinya ada keterwakilan perwilayahan.

Ketua KPU Samosir, Suhadi Situmorang menjelaskan, sudah empat kali KPU Samosir melakukan rapat kerja dan hari ini merupakan uji publik. KPU bisa menghimpun dinamika yang tengah berjalan.

“Setelah ada pemilihan opsi dapil, nantinya DPR yang akan memutuskan. Paling lama sudah bisa diketahui bulan Mei nanti Samosir itu berapa dapil,” ujar Suhadi. ” KPU Samosir tidak memiliki otoritas untuk menentukan dapil di daerah ini, kami hanya fasilitator serta tahapan pemilu yang harus dijalankan”, ujarnya mengakhiri. (sbc-05/drh)




Tinggalkan Balasan