Search
Rabu 21 Februari 2018
  • :
  • :

Benarkah Minum Rebusan Gula Aren Bisa Menambah Stamina?

Starberita – Jakarta, Tidak bisa dipungkiri, pola hidup masyarakat Indonesia pada umumnya memang lekat pada budaya mengonsumsi minuman tradisional. Contoh yang paling mudah dilihat minuman jamu dari aneka tanaman herbal seperti kunyit, kencur, daun sirih, temulawak, dan masih banyak lagi yang lainnya yang diyakini bisa memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh.

Begitu juga contoh lainnya, sebut saja seperti air rebusan jahe yang digunakan sebagai ramuan alami untuk menghangatkan badan hingga meredakan masuk angin.

Nah, kali ini kita akan membahas perihal minuman tradisional lainnya, yakni minuman rebusan gula aren yang diyakini dapat menambah energi untuk tubuh. Apa benar demikian? Untuk menjawab hal ini, maka Okezone pun bertanya kepada dr Dian Permatasari, M. Gizi, SpGK selaku dokter spesialis gizi.

“Kalau untuk menambah energi, jadi gula aren itu kan sebagian besar berisi gula, karbohidrat simpleks yang memberikan energi. Lumayan kalorinya, jadi kalau lagi lemes-lemes misalnya lalu minum sesuatu yang mengandung gula ya otomatis akan lebih berenergi,” ungkap dr Dian.

Lebih lanjut dr Dian menjelaskan, adanya kandungan glukosa dan fruktosa yang terdapat dalam gula tersebut lah yang berperan agar bisa memberikan energi bagi tubuh.

“Ya memang dari gulanya itu sendiri, gula glukosa dan fruktosanya itu sendiri. Gula aren itu kan gula alami ada glukosa dan fruktosanya, dan gula itu memang akan memberikan kita energi kalau kita minum. Sumber energi di tubuh kita dari glukosa, yang memang ada di gula aren tersebut. Selain itu ada yang menyatakan gula aren juga mengandung zat besi, natrium, dan kalium, cuma jumlahnya sebenarnya enggak banyak sih, lebih dominan gulanya,” tambahnya.

Akan tetapi, walaupun memang bisa dibilang minuman gula aren jika dikonsumsi bisa untuk menambah energi. dr Dian menyarankan untuk tetap mengonsumsinya secara bijak.

“Bisa dibilang begitu, ya gulanya yang memberikan energi untuk tubuh. Cuma jangan dijadikan ini bagus untuk diabetes ya, penelitian bilang gula aren ini indeks glikemiknya rendah, namun tetap harus dikonsumsi sesuai dengan rekomendasi gula harian juga. Intinya jangan terlalu banyak, tidak berlebihan lah. Rata-rata konsumsi orang Indonesia (dewasa) itu 5-6 sendok makan per hari, ya kalau diabetes separo nya,” imbuh dr Dian.

Sebagai catatan tambahan, dr Dian juga mengingatkan bahwa sebaiknya jangan langsung menjadikan minuman rebusan gula aren ini sebagai andalan semata untuk menambah stamina atau energi saat merasa lemas.

Menurut dr Dian, faktor penyebab kenapa tubuh menjadi terasa lemas dulu lah yang harus dicari, karena tubuh lemas itu bisa karena kurang gula, atau kelelahan, atau juga sebab-sebab lainnya.

Begitu juga dengan orang-orang yang memiliki penyakit-penyakit tertentu, sebaiknya memang berkonsultasi terlebih dahulu apakah bisa atau tidak mengonsumsi minuman rebusan gula aren tersebut. (sbc-02/okz)

 




Tinggalkan Balasan