Search
Selasa 11 Desember 2018
  • :
  • :

Hati-hati, Minum Kopi Bisa Bikin Gemuk

Starberita – Jakarta, Bagi sebagian orang, kopi menjadi pembangkit energi yang efektif sebelum memulai kerja. Dengan kandungan kurang dari satu kalori per cangkir, kopi memberikan efek yang sama dengan sebatang cokelat.

Kopi juga mendapat pujian dari para ilmuwan. Bahkan American Heart Associaton mengatakan manfaat antioksidan di dalam kopi dan teh hijau tidak terbatas.

Tapi kini, sejumlah terapis nutrisi memperingatkan bahwa ada satu efek samping membahayakan yang kita tidak sadari, yaitu kopi bisa memicu kenaikan berat badan, khususnya di lemak perut.

Tammy Lakatos-Shames, satu dari dua Nutrition Twins, mengatakan bahwa meskipun dia bukan peminum kopi, tapi dia biasanya melihat kopi sebagai hal yang baik bagi para kliennya, karena kopi mendorong mereka untuk bangun, aktif, dan memicu kinerja mental yang baik.

Namun, dia menjelaskan, dampak kopi pada hormon bisa menjadi penambah berat badan yang tidak disadari.

“Jika Anda adalah seseorang yang merasa lebih cemas, kopi bisa meningkatkan lemak tubuh. Kafein memang meningkatkan detak jantung dan pernapasan. Jadi bagi beberapa orang, kopi bisa menyebabkan kecemasan, kegugupan, dan meningkatkan kadar kortisol, yang menyebabkan penambahan lemak tubuh khususnya di bagian tengah,” ujarnya.

Kortisol disebut sebagai hormon stres, karena hormon ini berproduksi di dalam aliran tubuh saat stres. Biasanya, hormon ini ada di tubuh pada kadar tertinggi di pagi hari, dan kadar terendahnya di malam hari.

Stres ini juga menjadi kambing hitam dalam kenaikan berat badan pada wanita, khususnya di sekitar bagian tengah tubuh. Pada akhirnya, Tammy mengatakan, masalah terbesar dengan kopi bagi orang yang sangat menjaga berat badan adalah adanya budaya menambahkan produk berlemak ke dalam kopi.

“Dari sudut pandang nutrisi, orang yang meminum hanya kopi hitam saja tidak masalah. Masalahnya adalah lebih kepada apakah mereka yang meminum kopi menambahkannya dengan krim dan donat, atau gula,” kata Tammy.

Berkaitan dengan menjaga kadar kortisol tetap normal, adalah mencari tahu batasan pribadi kafein Anda per hari.

“Beberapa dari kita mengolah kafein dengan cepat yang cepat terhadap kafein. Kebanyakan orang, ketika mereka merasa sangat gugup, mereka mengurangi kopi, dan itu hal baik,” lanjut dia.

Tapi, bagi sebagian orang, kopi yang lebih dari 227 gram per cangkir bisa membuat mereka gugup, jadi cobalah untuk membatasi hingga setengahnya saja.

Orang punya riwayat penyakit jantung atau stroke di dalam keluarga tidak boleh mengonsumsi lebih dari 200 miligram kafein per hari. (sbc-02/vnc)

 




Tinggalkan Balasan

error: