Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Pasar Marelan Diprioritaskan Bagi Pedagang Lama
Search
Senin 23 September 2019
  • :
  • :

Pasar Marelan Diprioritaskan Bagi Pedagang Lama

Starberita – Medan, Pemerintah Kota Medan akan memprioritaskan Pasar Marelan yang baru dibangun di Jalan M. Basri kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini berjualan di pinggir jalan sekitaran Jalan M. Basri, Jalan Marelan, Pasar Tolak Terjun, Pasar Free Surya, Pasar Mantok serta yang ada di depan Mini Marelan.

“Berdasarkan data yang ada, saat ini terdata sebanya 791 pedagang yang selama ini berjualan di 6 titik tersebut, yang keseluruhannya setelah diberikan ganti rugi juga dipindahkan tempat berdagangnya ke Gedung Pasar Marelan yang telah dibangun Pemerintah Kota,” sebut Dirut PD Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya, ketika ditemui mendampingi Walikota Medan, Dzulmi Eldin, meninjau pengerjaan pembangunan jalan alternatif yang akan menghubungkan Pasar Induk Lau Cih dengan Simpang Selayang, Senin (29/1/2018).

Jumlah itu, kata Rusdi, yang harus dan wajib ditampung serta dimasukkan ke gedung Pasar Marelan yang daya tampungnya sebanyak 810 kios pedagang. “Proses perpindahan ke Pasar Marelan yang baru, tidak dikenakan biaya. Semuanya gratis,” tegas Rusdi.

Para pedagang yang selama ini berjualan di pinggir jalan, sebut Rusdi, dapat menempati kios yang disediakan Pemko Medan secara gratis dan sesuai dengan nomor kios yang ditetapkan. “Hanya saja proses perpindahannya dilakukan secara bertahap, agar tidak menimbulkan kegaduhan,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui Pemko Medan hanya membangun fisik bangunan Pasar Marelan. Itu sebabnya kondisi pasar setelah selesai dibangun dalam keadaan kosong tanpa fasilitas detail pada kiosnya. Sedangkan pembangunan isinya seperti meja, stand dan serta kebutuhan di dalam kios merupakan swadaya pedagang.

Apalagi, bilang Rusdi, pedagang juga sudah merembukkannya dan PD Pasar mensosialisasikannya sehingga pembangunan meja, stand dan kios diserahkan kepada pedagang dan dilakukan oleh pengurus persatuan pedagangnya.

“Soal bentuk kios di lokasi baru yang telah disediakan oleh Pemko Medan diserahkan kepada pedagang. Untuk memenuhi kebutuhan kios, pedagang sepakat memenuhi kebutuhan untuk kios yang baru melalui pengurus mereka, yakni P3TM. Peran kita adalah mengontrol harganya agar tidak melebihi harga wajar dan sesuai dengan hitungan perencanaan, ” kata Rusdi. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: