Search
Minggu 12 Juli 2020
  • :
  • :

Penderita Gagal Jantung Wajib Hindari Lemak & Garam

Starberita – Jakarta, Sudah seharusnya penderita gagal jantung menjaga asupan makan dan minum sehari-hari. Yang terpenting adalah memperhatikan jumlah lemak yang terkandung di dalam makanan, dalam hal ini terutama lemak jenuh, seperti yang ditemukan dalam produk susu dan daging berlemak.

Mengonsumsi makanan berlemak berlebihan bisa mengakibatkan tingginya kadar lemak dan kolestrol dalam darah.

Nah, kolestrol darah yang tinggi berkaitan dengan penyakit arteri koroner, yang bisa menyebabkan serangan jantung dan gagal jantung. Selain itu, makanan dengan kandungan lemak tinggi juga mengandung banyak kalori yang dapat menyebabkan penambahan berat badan dan membuat tubuh berisiko tinggi mengalami gagal jantung.

Retensi air dan garam, yang bisa berakibat dari mengonsumsi makanan asin atau karbohidrat olahan seperti roti putih dan nasi, juga bisa meningkatkan tekanan pada jantung. Peningkatan jumlah cairan dalam darah berarti jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke sekitar tubuh.

Cairan berlebih pun bisa masuk ke paru-paru, mengakibatkan penderitanya sulit bernapas. Cairan tadi juga bisa masuk ke dalam perut sehingga lebih sulit untuk makan dan mencerna makanan. Cairan tersebut juga bisa menumpuk di kaki bagian bawah.

Perlu diketahui pula bahwa mengurangi asupan garam sangatlah penting bagi orang yang mengidap gagal jantung. Tubuh membutuhkan garam untuk berfungsi, namun hanya membutuhkan sedikit saja, dan sebagian besar makanan sudah mengandung garam secara alami.

Gagal jantung menyebabkan tubuh anda menahan garam dan air ekstra, yang menyebabkan cairan terbentuk di tubuh anda. Cairan ekstra ini menyebabkan pembekakan di pergelangan kaki, kaki atau perut dan penambahan berat badan. Hal ini juga dapat menyebabkan penyumbatan pada paru-paru dan membuat sesak napas. (sbc-02/vnc)

 




Tinggalkan Balasan

error: