Search
Minggu 23 September 2018
  • :
  • :

Ini 5 Tanda & Gejala Gangguan Hormon yang Bikin Haid Tak Teratur

Starberita – Jakarta, Sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah kumpulan gejala yang ditandai dengan ketidakseimbangan hormon yang dapat terjadi pada wanita di usia subur. Wanita dengan PCOS cenderung mengalami menstruasi yang tidak teratur, menstruasi terjadi lebih jarang atau berkepanjangan (tidak selesai-selesai), serta susah hamil. Kalau begitu, apa saja gejala PCOS yang perlu diwaspadai wanita? Berikut informasi lengkapnya.

Penyebab PCOS

Sampai saat ini, penyebab pasti PCOS belum diketahui, tapi diduga ada hubungannya dengan ketidakseimbangan hormon. Berikut adalah beberapa faktor yang dapat memicu PCOS :

  • Hormon tidak seimbang. Biasanya, tubuh Anda hanya menghasilkan sedikit hormon androgen. Namun pada wanita dengan PCOS, produksi hormon androgen lebih banyak sehingga menyebabkan Anda berhenti berovulasi, berjerawat, dan menumbuhkan bulu wajah dan tubuh ekstra.
  • Resistensi insulin. Jika sel Anda menjadi resisten terhadap insulin, maka kadar gula darah Anda akan meningkat dan tubuh Anda akan merespon dengan menghasilkan lebih banyak insulin. Kelebihan insulin ini dapat meningkatkan produksi hormon androgen, yang menyebabkan sulitnya ovulasi.
  • Riwayat PCOS dalam keluarga. Jika salah seorang anggota keluarga memiliki PCOS, maka risiko Anda semakin besar untuk memiliki PCOS.

Jika tidak diobati, PCOS bisa menimbulkan masalah kesehatan serius. Misalnya diabetes dan penyakit jantung. Wanita dengan PCOS cenderung memiliki banyak kista kecil di ovarium. Kista tersebut memang tidak berbahaya, tapi dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon.

Tanda-tanda dan gejala PCOS

Untuk mendapatkan diagnosis PCOS, setidaknya Anda memiliki dua atau tiga gejala PCOS di bawah ini.

1. Menstruasi tidak teratur

Gejala PCOS yang paling umum adalah menstruasi tidak teratur. Siklus menstruasi menjadi lebih jarang terjadi atau berkepanjangan. Misalnya, periode menstruasi menjadi lebih panjang yaitu 35 hari hingga 45 hari.

Bahkan, Anda bisa sama sekali tidak mengalami menstruasi, suatu kondisi yang disebut amenore. Hal ini bisa terjadi karena indung telur mengembangkan terlalu banyak cairan (folikel) dan gagal melepaskan telur secara teratur.

2. Tidak subur

PCOS adalah salah satu penyebab utama wanita tidak subur, meskipun ia berada dalam usia yang ideal untuk bereproduksi (usia subur). Menstruasi yang tidak teratur inilah yang membuat wanita dengan PCOS sulit hamil.

3. Pertumbuhan rambut tidak normal

Sekitar 70 persen wanita dengan PCOS mengalami hirsutisme, atau pertumbuhan rambut pada bagian tubuh perempuan yang biasanya tidak ditumbuhi rambut. Misalnya di dada, bawah dagu, atau di atas bibir. Rambut biasanya gelap dan kasar, disebabkan oleh peningkatan produksi hormon androgen dalam tubuh Anda.

Namun, jangan berasumsi secara otomatis bahwa rambut tubuh merupakan tanda PCOS, karena ada banyak kemungkinan penyebab lainnya.

4. Rambut rontok atau botak

Beberapa wanita dengan PCOS dapat mengalami kebotakan dengan pola seperti pada laki-laki, seperti penipisan rambut di daerah dahi. Meskipun tidak biasa, tapi gejala PCOS ini memang bisa terjadi dan mungkin bertambah parah di usia paruh baya.

5. Ciri-ciri lain yang harus diperhatikan

Gejala lainnya juga bisa dihubungkan dengan PCOS, tapi hubungannya belum begitu jelas. Ciri lain dari PCOS adalah:

  • Munculnya jerawat. Sebenarnya, jerawatbukan tanda utama untuk mendiagnosis PCOS karena jerawat sangat umum terjadi. Jerawat yang muncul pada wanita PCOS terjadi karena faktor menstruasi yang tidak teratur, dan jerawat yang muncul cenderung lebih sulit diatasi.
  • Sekitar setengah dari wanita dengan PCOS mengalami obesitas. Wanita dengan PCOS yang kelebihan berat badan atau obesitas juga sering mengalami resistensi insulin, yang menyebabkan kenaikan berat badan atau meningkatkan resiko diabetes.
  • Perubahan mooddapat terjadi karena faktor hormon yang tidak stabil. Wanita dengan PCOS cenderung lebih moody, mengalami kecemasan, depresi, serta gangguan makan (seperti makan berlebihan atau bulimia). (sbc-02/hel)

 




Tinggalkan Balasan

error: