Search
Minggu 21 Oktober 2018
  • :
  • :

Kantor Gubsu Dibanjiri Papan Bunga Simpatik Untuk Tengku Erry

Starberita – Medan, Papan (karangan) bunga simpatik untuk Gubsu, Tengku Erry Nuradi yang tidak ikut mencalonkan diri sebagai calon Gubsu di ajang Pilkada Sumut 2018 terus berdatangan.

Kamis (11/1/2018), ratusan papan bunga telah membanjiri kawasan kantor Gubsu, hingga rumah dinas di Jl. Teuku Daud Medan. Bahkan hingga sore hari, karangan bunga tersebut sudah berjumlah seribuan.

Karangan bunga yang berdatangan ini juga dipasang dipinggir jalan sejak Rabu (10/1) malam. Papan karangan bunga juga dipasang berjejer di sepanjang jalan Diponegoro Medan.

“Kami hanya disuruh memasang. Karangan bunga ini dipesan untuk dua hari,” ucap seorang pekerja yang mengangkut papan bunga dengan mobil pick-up.

Karangan bunga simpatik tersebut berasal dari berbagai elemen masyarakat dan para relawan Paten. Karangan bunga itu adalah ungkapan rasa terimakasih masyarakat, pendukung, dan relawan PATEN atas dedikasinya selama ini sebagai Gubernur Sumatera Utara. Dari beberapa papan bunga yang dipajang ada beberapa kalimat yang intinya mendukung Erry Nuradi untuk tetap bersemangat menjalankan tugas sebagai Gubsu.

Papan bunga yang ada di halaman parkir Kantor Gubsu ada yang bertuliskan ‘Kami Selalu Dihatimu dan Mencintaimu Bapak Tengku Erry Nuradi. Dari Ibu-ibu Siswa Hikmatul Fadhillah. Devi Susanti’. Selain itu, ada juga yang bertuliskan ‘Kami Cinta Dan Bangga dengan Paten’, ‘Kami Cinta Gubernur Sumut Dr. Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si dari Perwakilan Masyarakat Medan Helvetia’.

Bahkan, ada juga papan bunga yang bertuliskan ‘Tetap Tegar Pemimpinku, Kami Tetap Mengingat dan Bersamamu dari Masyarakat Krakatau Sidodame’. Barisan papan bunga di depan kantor dan dihalaman kantor Gubsu ini mengundang perhatian warga yang melintas.

Salah seorang simpatisan Tengku Erry Nuradi yakni, Dicky Zulkarnain mengaku kecewa tidak majunya Erry Nuradi dalam Pilgubsu 2018.

“Kita sangat kecewa karena Tengku Erry Gubernur yang kinerjanya baik dan punya banyak pendukung namun karena permainan politik di tingkat pusat, dia tidak bisa mencalonkan diri lagi,” ungkapnya.

Dicky juga menegaskan bahwa papan bunga ungkapkan untuk memberi semangat kepada Erry Nuradi tersebut dipesannya untuk tujuh hari kedepan.

“Ini lah bentuk apresiasi kita buat Erry Nuradi,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Tengku Erry Nuradi diyakini sebagai calon paling kuat pada Pilgub Sumut 2018 justru tersingkir sebelum pendaftaran bakal calon. Dimana, partai yang mendukung dirinya satu per satu meninggalkannya dan mendukung bakal calon lain. Sehingga dirinya batal untuk mendaftar ke KPU Sumut.

Selain itu, KPU Sumut juga telah resmi menutup pendaftaran pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada Rabu (10/1). Dimana KPU Sumut telah menerima tiga pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur dalam Pilgubsu 2018 mendatang, diantaranya Edy Rahmayadi – Musa Rajeckshah, JR Saragih – Ance Selian, dan terakhir Djarot Saiful Hidayat – Sihar Sitorus. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: