Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – DPRD Minta Pengembang Pastikan Penyelesaian Pembangunan Pasar Kampung Lalang
Search
Selasa 17 September 2019
  • :
  • :

DPRD Minta Pengembang Pastikan Penyelesaian Pembangunan Pasar Kampung Lalang

Starberita – Medan, Ketua Komisi C DPRD Kota Medan, Hendra DS, meminta PT Budi Mangun KSO selaku pengembang Pasar Kampung Lalang tegas dan memberikan batas waktu sampai kapan pembangunan Pasar Kampung Lalang itu akan diselesaikan.

“Kita mau yang pasti saja. Tak usah lagi dijelaskan kebelakang. Intinya, kapan pemborong bisa selesaikan pembangunan Pasar Kampung Lalang ini,” ungkap Hendra DS dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang dilaksanakan Komisi C dan D DPRD Kota Medan dengan perwakilan Pasar Kampung Lalang dan pihak PT Budi Mangun KSO, Selasa (12/12/2017).

Sebelumnya perwakilan pedagang Pasar Kampung Lalang dan rekanan pembangunan Pasar Kampung Lalang, PT Budi Mangun KSO saling ngotot terkait molornya proses pembangunan Pasar Kampung Lalang.

Para pedagang Pasar Kampung Lalang menuding bahwa PT Budi Mangun KSO selaku pengembang proyek pembangunan Pasar Kampung Lalang “penipu”, karena tidak mampu menyelesaikan proyek pembangunan Pasar Kampung Lalang tepat waktu.

“Penipu ini pemborongnya. Sudah bolak-balik orang ini berjanji akan menyelesaikan proyek pembangunan Pasar Kampung Lalang, tapi buktinya gak siap juga sampai sekarang,” ungkap salah seorang pedagang, Eriana.

Soalnya, sebur Eriana, sejak Maret 2017 lalu setelah para pedagang digusur sampai memasuki Desember 2017, Pasar Kampung Lalang tidak juga selesai dibangun. “Padahal, sudah ada perjanjian proses pembangunan Pasar Kampung Lalang itu diselesaikan dalam waktu 150 hari kerja,” katanya.

Sementara Site Manager PT Budi Mangun KSO, Hardi, mengaku pihaknya baru memulai proses pembangunan Pasar Kampung Lalang September 2017. Namun proses pembangunannya tidak berjalan lancar, dikarenakan cuaca saat itu sangat tidak mendukung.

“Jadi, sejak pedagang dipindahkan Maret lalu, bukan berarti kami sudah mulai pekerjaan. Soalnya, sampai bulan Juni, kami masih rapat dengan Inspektorat terkait proses pembangunannya dan di bulan Agustus, SPMK-nya baru keluar. Di bulan September-lah kami baru mulai pekerjaan. Itupun cuacanya tidak mendukung. Sementara saat itu, kami baru mulai proses pemancangan tiang,” ungkapnya. (sbc-02)

 

 

 




Tinggalkan Balasan

error: