Search
Rabu 13 Desember 2017
  • :
  • :

Cukup 10 Menit, Saraf Punggung Terjepit Bisa Disembuhkan

Starberita – Jakarta, Saraf punggung terjepit bisa menyebabkan nyeri punggung yang menyiksa, terutama di punggung bawah. Dan sering terjadi pada mereka yang bekerja di depan komputer. Kurangnya gerakan badan dan posisi yang selalu membungkuk, bisa menyebabkan saraf punggung terjepit.

Jika sudah terasa, maka kita akan meredakan nyeri punggung dengan obat-obatan yang banyak tersedia. Tapi kini ada perawatan mutakhir, yang bisa menyembuhkan saraf punggung terjepit lebih dari 80 persen tanpa efek samping.

Dan yang menakjubkannya lagi, untuk menghilangkan nyeri punggung akibat saraf punggung terjepit ini hanya butuh waktu 10 menit. Dan pengobatan ini melibatkan penyampaian ‘energi listrik yang lembut’ ke tubuh pasiennya. Bagaimana caranya?

Dengan demikian, sekitar 90 persen penderita nyeri punggung bisa menghindari operasi untuk mengurangi rasa nyeri. Nyeri punggung bawah, biasanya terjadi saat saraf terjepit dan teriritasi. Sehingga menyebabkan tulang belakang menyempit, dan mengurangi jarak antara cakram tulang belakang.

Menurut para peneliti, perawatan ini melemaskan otot, memungkinkan ruang antar cakram kembali.

Penulis utama Dr Alessandro Napoli dari Universitas Sapienza di Roma, mengatakan: “Hasilnya luar biasa. Pasien telah terbebas dari rasa nyeri dan melanjutkan aktivitas normal mereka dalam sehari. Setelah perawatan ini, peradangan dan rasa sakit hilang.”

Nyeri punggung bawah mempengaruhi setidaknya empat dari lima orang. Sekitar satu dari lima penderita nyeri punggung mengalami ketidaknyamanan kronis, yang berlangsung setahun atau lebih.

Bagaimana penelitian ini dilakukan

Para peneliti menganalisis 80 pasien yang mengalami nyeri punggung bawah karena cakram tergelincir. Cakram tergelincir terjadi saat zat lembut dan mirip jeli dari tulang punggung dalam mendorong melalui eksterior yang lebih keras. Dan membuat saraf di dekatnya ‘tergelincir’, dan menyebabkan rasa sakit, lemah atau mati rasa pada lengan atau kaki.

Peserta dalam penelitian ini kemudian dilakukan perawatan. Sebuah probe kemudian dimasukkan melalui jarum, yang mengirimkan pulsa gelombang elektromagnetik lebih dari 10 menit.

Dr Napoli mengatakan: “Probe tersebut memberikan energi listrik yang lembut, jadi tidak ada kerusakan termal. Mengikuti perawatan ini, peradangan dan rasa sakit hilang”

Hasil menunjukkan, 81 persen peserta penelitian bebas rasa sakit selama satu tahun. Setelah mereka menjalani pengobatan selama 10 menit. Dan sekitar 90 persen peserta menghindari operasi untuk mengatasi ketidaknyamanan mereka.

Hanya enam persen yang membutuhkan perawatan kedua. Menurut Dr Napoli, tak satu pun peserta mengalami efek samping.

“Hasilnya luar biasa. Pasien telah terbebas dari rasa sakit dan melanjutkan aktivitas normal mereka dalam sehari. Setelah perawatan ini, peradangan dan rasa sakit hilang. Akar saraf adalah struktur sensitif yang saat terjepit menjadi meradang dan menyebabkan rasa sakit,” ungkapnya.

Teknologi ini diharapkan dapat membantu sejumlah besar pasien dengan saraf terjepit. Namun ia menegaskan tidak jelas kapan pengobatan ini mungkin tersedia secara luas.

Temuan ini akan dipresentasikan pada kongres tahunan Perhimpunan Masyarakat Radiologi di Amerika Utara. (sbc-02/vnc)

 




Tinggalkan Balasan