Search
Rabu 13 Desember 2017
  • :
  • :

Walikota Tinjau OP di Pasar Sei Sikambing

Starberita – Medan, Pemerintah Kota Medan bekerjasama dengan Perum Divre Bulog Sumut, Rabu (6/12/2017) menggelar Operasi Pasar (OP) di Pasar Sei Sikambing, Jalan Gatot Subroto Medan. Operasi pasar digelar dalam rangka untuk menghindari terjadi kenaikan harga sejumlah bahan komiditas pangan menjelang Hari Natal dan Tahun Baru 2018. Direncanakan, operasi  pasar akan terus dilakukan sampai harga benar-benar stabil kembali.               

Pelaksanaan operasi pasar ini dihadiri Walikota Medan, Dzulmi Eldin, Kepala Perum Bulog Divre Sumut Benhur Ngkaimi, Asisten pemerintahan Setdakot Medan Qamarul Fatah, Dirut PD Pasar Medan Rusdi Sinuraya, Kadis Perdangangan Kota Medan Syarif Armansyah Lubis serta unsur Tim pPengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Medan.

Dalam operasi pasar ini, sejumlah bahan komiditas pangan dijual  jauh lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran. Sebagai contoh harga cabai murah hanya dijual Rp35.000/kg, sedangkan harga di pasaran mulai  terasa ‘pedas’  mencapai kisaran Rp40.000-Rp50.000/kg.               

Kemudian harga cabai rawit, di pasaran telah mencapai Rp41.000/kg, sedangkan dalam operasi pasar hanya dijual Rp30.000/kg. Lalu, beras CBP dijual dengan harga Rp8.100/kg, sedangkan di pasaran Rp10.000/kg.  Selanjutnya gula pasir dijual hanya Rp12.000/kg dan minyak goreng Rp12.000/liter.               

Murahnya harga komiditas pangan ini langsung mendapat apresiasi masyarakat. Dalam sekejap, masyarakat pun antri membelinya. Agar semua mendapatkannya, pembelian pun dibatasi. Untuk beras, masing-masing hanya diperbolehkan membeli satu goni berukurang 5 kg. Sedangkan komiditas pangan hanya boleh dibeli sebanyak 1 kg.               

“Kami mengucapkan terima kasih dengan digelarnya operasi pasar ini, sebab harga komiditas pangan dijual jauh lebih murah dari harga pasaran. Tentunya kami merasa sangat terbantu dengan adanya operasi pasar, sebab harga bahan kebutuhan pokok saat ini mulai naik menjelang datangnya Hari Natal dan Tahun Baru 2018, “kata Neli (35), salah seorang pembeli.               

Oleh karenanya, Walikota, sangat mendukung digelarnya operasi pasar, sebab tujuannya untuk menstabilkan harga komiditas pangan. Dengan demikian umat Kritiani Kota Medan dapat merasa lebih tenang dan nyaman untuk menyambut sekaligus merayakan Hari Natal dan Tahun Baru 2018.               

Selanjutnya, Walikota, menghimbau kepada para pedagang agar tidak memanfaatkan momen datangnya hari besar keagamaan ini untuk melakukan spekulasi dengan menaikkan harga komiditas pangan sesukanya. “Jika terbukti melakukan spekulasi dan penimbunan barang, tentunya sanksi tegas siap menanti,” ungkap Walikota.               

Ditegaskan Walikota, Pemko Medan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait beserta TPID Kota Medan akan terus memantau harga komiditas pangan tetap stabil, termasuk ketersediannya di pasaran. “Jadi sekali lagi saya himbau kepada saudara-saudara pedagang agar benar-benar berdagang dan tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ketentuan berlaku,” pesannya.               

Selain Pasar Sei Sikambing, Walikota, mengatakan kemungkinan akan ditambah tiga pasar lagi yang menjadi lokasi operasi pasar. Penambahan ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat untuk membeli komiditas pangan dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan dengan di pasaran.               

Dalam rangka untuk menstabilkan harga, Walikota, mengungkapkan Pemko Medan melalui Dinas Perdagangan akan menggelar pasar murah di sejumlah titik di Kota Medan. Dikatakannya, pasar murah ini digelar untuk membantu umat Kristiani mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga relatif murah guna menghadapi Hari Natal dan Tahun Baru 2018.               

Sebelumnya Kadis Perdagangan Kota Medan, Syarif Amansyah Lubis, mengatakan akan digelar di kawasan Kecamatan Medan Baru pada 11-24 Desember. “Yang dijual dalam pasar murah ini  khusus sembako, tidak komiditas pangan lainnya seperti cabai merah/rawit maupun bawang merah dan putih,” jelas Armansyah.               

Sementara Kepala Perum Bulog Divre Sumut, Benhur Ngkaimi, mengatakan operasi pasar ini telah dilaksanakan selama dua minggu  dengan fokus menjual beras dan gula. Namun operasi pasar yang dilakukan kali ini lebih masif dan menambah jumlah komiditas pangan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.               

“Selain beras dan gula, komiditas pangan kita tambah lagi seperti bawang merah, bawang putih, minyak goreng serta cabai merah yang harganya kini mulai ‘pedas’ di pasaran. Operasi pasar ini akan terus kita laksanakan sampai harga  komiditas pangan relatif stabil, misalnya harga jual beras di pasar saat ini mencapai Rp10.000/kg namun yang diinginkan pemerintah Rp.8.000/kg, sedangkan harga cabai merah di kisaran Rp30.000/kg” jelas Benhur.               

Sedangkan Dirut PD Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya, mengatakan telah terjadi kenaikan pembeli jelang  Hari Natal dan Tahun baru 2017, terutama komiditas pangan. “Sampai saat ini kita melihat ada peningkatan pembeli, terutama komiditas pangan sebesar 10%. Oleh karenanya kita bersama OPD terkait dan TPID Kota Medan akan terus melakukan pengawasan agar harga tetap stabil,”  terang Rusdi.               

Usai menyaksikan operasi pasar, Walikota, selanjutnya meninjau Pasar Sei Sikambing. Setelah itu dilanjutkan dengan silaturahmi dengan para pedagang  sambil menikmati kuliner yang dijajakan salahs eorang pelaku UMKM. Dalam sialturahmi tersebutm, Walikota tak lupa mengajak seluruh pedagang untuk merawat dan menjaga Pasar Sei Sikambing, terutama kebersihannya. (sbc-02)




Tinggalkan Balasan