Search
Rabu 17 Januari 2018
  • :
  • :

6 Kelompok Orang Ini Rentan Terkena Tuberkulosis

Starberita – Jakarta, Penderita tuberkulosis banyak dialami seseorang dari berbagai kalangan. Apalagi bagi mereka yang tinggal di kelompok lingkungan tidak bersih karena mudah menularkan penyakit.

Saat ini penderita tuberkulosis jumlahnya kian lama meningkat. Banyak hal yang harus dilakukan untuk mencegah penularan penyakit ini.

Sayangnya, masyarakat belum tahu cara penyebaran tuberkulosis yang terjadi. Banyak orang acuh terhadap penyakit ini, sehingga menjadi kendala dalam memberantas penyakit ini.

Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek, mengungkapkan penduduk Indonesia yang menderita tuberkulosis sulit diprediksi. Baik di perkotaan maupun di pedesaan jumlahnya besar.

Apalagi bagi kalangan yang menderita penyakit tuberkulosis, rata-rata tinggal di tempat kumuh atau kelompok lingkungan. Seperti lembaga pemasyarakatan, sekolah, kantor hingga pesantren.

Lebih lanjut, Menkes Nila membeberkan banyak kalangan profesi yang rentan menderita tuberkulosis.

Tenaga Kerja Indonesia (TKI)

TKI yang bekerja di luar negeri banyak yang menderita tuberkulosis. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Luar Negeri mengeluhkan banyak TKI dipulangkan karena tuberkulosis. Padahal penanganannya tidak demikian, seharusnya seseorang yang daftar menjadi TKI harus dilakukan pemeriksaan terlebih dulu.

“Kalau terdeteksi, mereka jangan dipulangkan kembali ke Indonesia. Obati dulu sampai sembuh dan kita jaga mereka supaya bisa tetap kerja,” ujar Menkes Nila.

Penghuni Lapas

Para penghuni lapas yang terhukum atau petugasnya juga rentan menderita tuberkulosis. Sering sekali ada deteksi tuberkulosis di tempat tersebut. Tanpa disadari, mereka terancam dengan penyakit HIV serta tuberkulosis yang membahayakan. Jangan stigma mereka, beri waktu untuk pengobatan sampai sembuh demi mencegah resistensi pula.

Santri di pesantren

Para santri yang tinggal di pesantren juga rentan alami tuberkulosis. Penyakit ini ditularkan oleh virus yang disebarkan ke manusia lewat udara. Jika ada satu penderita tuberkulosis yang menghuni pesantren, pasti dampaknya sangat besar menularkan ke orang lain.

Pekerja kantoran

Lingkungan pekerja kantor atau pabrik juga rawan alami tuberkulosis. Masalah ini selain dapat menimbulkan penularan, juga bisa menunda pekerjaan seseorang dan memperbanyak absen. Karenanya, berikan waktu untuk karyawan agar bisa melakukan pengobatan lebih lanjut. Diharapkan para penderita tuberkulosis patuh terhadap pengobatan supaya bisa sembuh dan tertolong dengan baik.

Pekerja rumah tangga

Para penderita tuberkulosis juga umum di kalangan pembantu dan sopir di rumah tangga. Mereka banyak terkontaminasi dengan orang lain di lingkungan sekitar.

“Kalau ada yang kena tuberkulosis di kalangan rumah, jangan pecat mereka. Tetap gaji mereka dan lakukan pengobatan dengan baik,” tambah Menkes.

Anak-anak sekolah

Sekolah menjadi tempat penularan tersering penyakit tuberkulosis. Anak sekolah tentu paling mengkhawatirkan atau rentan menderita penyakit ini. Sebaiknya orangtua berperilaku hidup sehat dan mau mencegah penyakit tuberkulosis sejak dini, agar dampaknya tak berbahaya.

“Potensi penyebaran tuberkulosis di sekolah cukup besar. Guru dan orangtua berperan besar dalam memberantas tuberkulosis kepada anak-anak. Vaksin itu penting,” pungkasnya. (sbc-02/okz)

 




Tinggalkan Balasan