Search
Minggu 19 November 2017
  • :
  • :

Rahasia Awet Muda, Ini 3 Cara Tingkatkan Kolagen Dalam Tubuh

Starberita – Jakarta, Kolagen adalah rahasia kecantikan yang tidak bisa Anda remehkan. Mengapa? Karena kolagen kulit Anda bisa terlihat awet muda, kenyal, lembut, dan bebas keriput. Sayangnya, produksi kolagen pada kulit, terutama di wajah, bisa menurun karena beberapa hal. Lantas, bagaimana cara meningkatkan kolagen agar Anda tetap awet muda?

Apa itu kolagen?

Kolagen merupakan protein yang ada di tubuh, tepatnya di kulit, tulang, otot dan urat. Senyawa ini berfungsi sebagai perekat seluruh tubuh dan menyumbang pada kekuatan dan struktur tubuh.

Pada kulit, kolagen mempengaruhi kekuatan dan struktur kulit. Pergantian sel kulit lama oleh sel kulit baru juga dipengaruhi oleh senyawa protein ini. Kolagen bisa memberikan kelembapan dan membuat kulit elastis.

Namun, produksi kolagen dapat menurun seiring bertambahnya usia.

Cara meningkatkan kolagen pada tubuh, terutama wajah

Salah satu cara meningkatkan kolagen adalah dengan makan makanan sehat. Kolagen terbuat dari beberapa asam amino. Asam amino esensial, yaitu asam amino yang tidak dapat diproduksi dalam tubuh, Anda harus memperolehnya dari asupan makanan. Zat ini bisa ditemukan di susu, daging, ikan, telur, dan makanan laut. Kebanyakan sayuran juga mengandung zat ini.

Selain asam amino, produksi kolagen juga mungkin bisa dirangsang dengan makanan mengandung vitamin A, vitamin C, antosianin (buah ceri), tembaga (kacang-kacangan, kerang, air minum) dan prolin (keju, kedelai). Mengonsumsi asupan makanan yang kaya kolagen adalah cara alami untuk meningkatkan kolagen Anda.

Selain dari makanan, kolagen juga bisa Anda dapatkan melalui suntikan. Suntikan kolagen dapat mengembalikan kolagen alami pada kulit. Biasanya suntikan ini berasal dari sel-sel manusia atau sapi. Krim mengandung kolagen juga bisa jadi pilihan. Tapi, krim ini hanya bisa bekerja pada permukaan atas kulit. Krim ini bisa menjaga kelenturan dan hidrasi kulit.

Jika saat ini usia Anda belum memasuki kepala empat, disarankan hindari hal-hal yang bisa merusak kolagen. Hal ini bisa mencegah Anda terlihat tua sebelum usianya alias penuaan dini. Sikapilah dengan bijak jika Anda telah berusia di atas 40 tahun. Sintesis kolagen mulai menurun pada usia tersebut dan terlihat drastis setelah wanita mengalami menopause.

Apa yang harus dilakukan agar produksi kolagen tidak menurun dan rusak?

Seiring pertambahan usia, produksi kolagen akan menurun. Penurunan ini membuat kulit kehilangan elastisitasnya. Hasilnya, kulit mengendur serta timbul garis-garis halus dan keriput pada kulit. Penurunan produksi kolagen yang disebabkan oleh usia merupakan hal normal dan akan terjadi pada semua orang.

Namun, ada hal yang bisa membuat produksi kolagen menurun atau rusak sebelum waktunya, agar penurunan produksi koalgen tidak terjadi terlalu cepat, yang harus Anda lakukan adalah menghindari hal-hal berikut ini.

  • Paparan sinar matahari yang terlalu lama. Kandungan sinar ultraviolet (UV) dalam sinar matahari dapat memecah kolagen dan merusak serat-seratnya. Elastin, protein yang juga membuat kulit elastis dan kencang, juga turut terkena dampaknya. Pemecahan kolagen memicu pertumbuhan elastin dan jumlah elastin yang meningkat memicu produksi enzim pemecah kolagen. Akhirnya kolagen lebih banyak lagi dipecah.
  • Merokok. Ribuan bahan kimia yang ada di sebatang rokok bisa merusak kolagen dan elastin. Misalnya nikotin. Zat ini bisa mengurangi aliran oksigen dan nutrisi ke kulit sekaligus membahayakan kesehatan kulit.
  • Mengonsumsi makanan tinggi gula. Ketika mengonsumsi hidangan sangat manis, gula akan tinggi dalam aliran darah Anda. Gula dalam darah ini akan menempel pada protein untuk membentuk molekul baru bernama advanced glycation end products(AGEs). Molekul ini bisa merusak protein-protein lain di dekatnya dan kolagen. (sbc-02/hel)

 




Tinggalkan Balasan