Search
Senin 18 Desember 2017
  • :
  • :

Dikhawatirkan 17 Ribu Jiwa di Sicanang akan Terisolir?

Starberita – Medan, Dikhawatirkan, 17 ribu jiwa di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan akan terisolir jika Pemko Medan tidak segera membangun kembali jembatan Sicanang yang ambruk beberapa waktu lalu. Sebab, jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses jalan keluar 17 ribu warga itu menuju Kota Belawan.

“Pemko Medan harus segera memperbaiki jembatan tersebut karena merupakan akses vital bagi masyarakat,” ujar anggota DPRD Kota Medan dari Dapil V, Landen Marbun, kepada wartawan di Medan, Selasa (14/11/2017).

Jembatan itu, kata Landen, bukan hanya sekedar akses jalan saja, namun merupakan jalur penghubung segalanya, termasuk penyaluran bahan pokok kebutuhan sehari-hari warga. “Kami telah melihat langsung kondisi jembatan rusak itu berada di sungai beraliran deras,” katanya.

Dinas PU Kota Medan, pinta Ketua Fraksi Hanura ini, tidak berspekulasi dalam membangun jembatan rusak di Sicanang. Sebab, ini menyangkut hajatan hidup orang banyak. “Pembangunan jembatan harus memakai pondasi yang kuat, jangan asal-asalan,” katanya.

Disebutkannya, sejak awal sudah menduga buruknya jembatan alternatif yang dibuat itu. Ternyata benar, setelah digunakan jembatan itu ambruk dan masyarakat yang merasakan dampaknya.

Saat ini warga memakai jembatan utama, walaupun dengan kondisi membahayakan penggunanya, terutama di musim penghujan seperti saat ini.  “Kita sambut baik Pemko Medan memperbaiki Jembatan Sicanang, namun jangan mengabaikan kualitas,” ujar Landen lagi.

Sementara itu, H Pasaribu, warga sekitar saat bertemu dengan Landen, berharap adanya keseriusan pemborong untuk memperbaiki jembatan secepat mungkin namun berkualitas agar tahan dipakai untuk waktu yang lama.

Dengan kondisi sekarang ini, warga kembali mempergunakan jembatan utama yang belum diperbaiki. Namun karena dipasang plat, warga kerap tergelincir terutama di musim penghujan.

Sementara itu warga lainnya, Situmeang mengatakan hingga saat ini masih belum ada tanda-tanda dimulainya pekerjaan perbaikan jembatan. Warga butuh kejelasan dari Pemko Medan, kapan jembatan itu diperbaiki.

Disebutkannya, saat ini warga masih bisa melintas di atas jembatan induk yang masih bisa digunakan walaupun darurat. Namun bagaimana kalau jembatan induk itu juga tidak bisa digunakan karena rusaknya lebih parah. Dikhawatirkan warga akan terisolir apabila tidak ada lagi akses warga untuk menyeberang, ujarnya.

Untuk itu, ujar Landen, keseriusan Dinas PU dalam membangun jembatan alternatif dan memperbaiki jembatan utama sangat diperlukan. Segerakan pembangunannya, agar masyarakat bisa menggunakan jembatan itu menjadi akses guna peningkatan perekonomian masyarakat. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan