Search
Minggu 19 November 2017
  • :
  • :

300 Pengrajin UKM Medan Dimotivasi

Starberita – Medan, Perancang busana ternama Indonesia yang  terkenal dengan busana kebayanya Anne Avantie menjadi nara sumber dalam Seminar Pelaku UMKM Kota Medan di Pendopo Rumah Dinas Walikota Jalan Sudirman Medan, Senin (13/11/2017).  Dalam seminar tersebut  Anne menceritakan  kisah inspiratifnya selama 28 tahun berkarya di bidang fashion design Diharapkan kisah itu dapat menjadi inspirasi sekaligus motivasi sehingga pelaku UMKM lebih maju dan berkembang.

Seminar ini merupakan hasil gagasan Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Medan, Rita Maharani Dzulmi Eldin, bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan. Melalui seminar ini, Rita, berharap agar 300 pengrajin UMKM di Kota Medan dapat termotivasi dalam rangka menelurkan karya-karya yang lebih berkualitas.

Melalui seminar ini, Rita Maharani, ingin masyarakat Kota Medan semakin berdaya dalam menciptakan lapangan kerja serta mengembangkan ekonomi kreatif sebagai bagian dari entitas pembangunan kota. “Jika masyarakat memiliki daya perekonomian  kerakyatan yang semakin menguat, efeknya akan membuat perekonomian kota Medan semakin meningkat secara keseluruhan,” kata Rita.

Rita mengungkapkan, menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN menuntut daerah lebih mengembangkan potensi yang ada  untuk lebih memberi warna, terutama industri kreatif dan industri kecil menengah. Oleh karenanya diperlukan inovasi-inovasi baru dalam mengembangkan UMKM sebagai salah satu ikon di Kota Medan, agar dapat bersaing di pasar regional ASEAN maupun dunia.

Untuk itu, Rita, menilai seminar ini merupakan momentum berharga, terutama bagi pengrajin UMKM. Setelah berkarya selama 25 tahun, Anne Avantie dinilainya telah membuktikan bahwa ketekukan adalah bagian kesuksesan. “Karya-karya yang fenomenal telah tercipta dan lahir dari tangannya. Tentunya kita semua ingin menjadi seperti beliau,” ungkapnya.

Rita menginginkan, agar seluruh pengrajin UMKM  di Kota Medan dapat bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, baik TP PKK di lingkungan hingga kecamatan hingga TP PKK Kota Medan dan Dekranasda Kota Medan. “Semoga seminar ini dapat memberikan manfaat bagi para pengrajin UMKM, termasuk perkembangan ekonomi kreatif  di Kota Medan,” harapnya.

Sementara itu, Anne Aviantie, memaparkan secara jelas selama 25 tahunberkarya dalam bidang fashion design.  Meski hanya tamatan SMP, namun ibu empat anak itu berhasil  menjadi salah satu perancang busana papan atas di Tanah Air, terutama busana kebaya. Dikatakannya, kunci utama dari kesuksesan yang diraih saat ini adalah percaya diri akan talenta dan bakat yang dimiliki.

Tidak hanya tentang kesuksessan  yang diraihnya saat ini, Anne juga mencerita masa lalunya yang penuh kepahitan. Justru kepahitan hidup itu memotivasinya untuk bangkit dan meraih kesuksessan sampai saat ini.  Selain bakat, juga harus didukung  dengan inovasi dan rasa percaya diri serta tidak pernah iri terhadap orang lain.

“Jika kita memiliki produk yang sama dengan orang lain, kita harus berusaha untuk lebih kreatif serta produk yang kita hasilkan harus memiliki ciri khas tersendiri. Yang lebih peting lagi, kita jangan pernah pesimis , sebab rezeki itu sudah diatur Tuhan. Ingat, rezeki kita tidak pernah tertukar dnegan orang lain,” jelas Anne.

Dihadapan  seluruh pengrajin UKM yang hadir, Anne memberikan tips  agar menyadari karunia  yang diberikan Tuhan cukup besar. Kemudian tidak pernah iri dengan kesuksessan orang lain dan selalu intropeksi diri. “Yang lebih penting lagi, kurangi persoalan-persoalan baik dalam rumah tangga maupun luar rumah sehingga ide kreatif bisa dieksplor. Serta terus kembangkan bakat yang dimiliki,” pesannya. (sbc-02)

 

 

 

 

 




Tinggalkan Balasan