Search
Minggu 19 November 2017
  • :
  • :

Pemkab Sayangkan Minimnnya BUMDes Aktif di Samosir

Starberita – Pangururan, Dinas BPOMPD Samosir menyayangkan dari 134 desa di Kabupaten Samosir, baru 23 desa yang telah membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ironisnya dari jumlah tersebut baru beberapa BUMDes yang aktif beroperasi.

“BUMDes Desa Ginolat membuka pengisian air isi ulang, di Desa Tomok menjual pulsa listrik,” sebut Kepala Dinas BPOMPD Rawati Simbolon melalui Kabid Penmas, Parinsan Lumban Gaol, Kamis (9/11/2017) di Pangururan.

Padahal, imbuh Parinsan, pembentukan BUMDes merupakan program prioritas yang diluncurkan pemerintah pusat sebagai program nasional sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 yang mengisyaratkan desa harus memiliki BUMDes.

Menurutnya, selama ini yang menjadi problem yakni mayoritas Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat pedesaan belum mampu mengelola BUMDes. Meski Dinas BPOMPD telah melakukan sosialisasi secara intens di setiap desa.

Dia menambahkan, dengan keberadaan BUMDes dapat meningkatkan PAD desa tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk menanam sahamnya di BUMDes, sebab tidak ada peraturan yang melarang.

Adapun anggaran dana desa untuk BUMDes, kata dia, sekitar Rp50 juta. Jika masyarakat ingin berinvestasi lebih dari Rp50 juta juga bisa.

“Kami juga akan tetap melakukan evaluasi terhadap BUMDes setiap tahun. Artinya bila BUMDes tidak berkembang kami mencari tahu apa penyebabnya,” katanya. “Karena BUMDes itu harus bisa mandiri. Jangan hanya mengharapkan anggaran dari dana desa.” (sbc-05/drh)




Tinggalkan Balasan