Search
Senin 18 Desember 2017
  • :
  • :

Gubsu: Sumut Miliki Potensi Sumberdaya Pertanian Melimpah

Starberita – Labuhan Batu, Gubsu, Tengku Erry Nuradi memotivasi para petani dan peternak di Sumut untu meningkatkan produksi panen, mengingat jumlah penduduk setiap tahun semakin bertambah.

Hal itu disampaikannya pada acara Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-37, Hari Krida Pertanian ke-46, dan bulan bakti peternakan tingkat Provinsi 2017 yang dilaksanakan di lapangan Desa Sidorukun Kecamatan Pangkatan Labuhan Batu,Kamis (12/10/2017).

Hadir pada acara tersebut Bupati Labuhan Batu, Pangonal Harahap, Ketua TP PKK Sumut, Evi Diana Sitorus, Ketua TP PKK Labuhan Batu, Situ Awak Siregar, Kadis Kesehatan Provsu, Agustama, Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan, Dahler, Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultira, Azhar Harahap, Kadis Perkebunan, Herawati, Kadis Pendidikan, Arsyad Lubis, Kadis Kominfo, Fitrius, Karo Perekonomian, Ernita Bangun, serta sejumlah Bupati/Wakil se-Sumut.

Erry menjelaskan bahwa provinsi Sumut memiliki potensi sumberdaya pertanian yang sangat berlimpah untuk memproduksi pangan guna memenuhi kebutuhan pangan lokal. “Potensi yang besar tersebut harus kita jadikan sebagai modal dalam peningkatan produksi komoditas strategis, terutama padi, jagung , kedelai, cabai , bawang merah, daging, gula serta komoditi lainnya,” ujarnya

Ia juga  meyakini peningkatan produksi pangan pokok dan strategis akan dampak pada stabilitas pasokan dan pangan sehingga meningkatkan aksesibilitas sekitar 5.626.541 jiwa dari jumlah penduduk sekitar 14.102.9011, artinya 39,90 persen penduduj Sumut adalah pemuda.

“Jika  terdapat setengah atau sekitar 2,8 juta jiwa pemuda yang handal berada di sektor pertanian maka masalah pangan paxa saat ini dapat diatasi,” katanya.

Erry pun menyayangkan minat dan partisipasi para pemuda yang terus menurun dan untuk berusaha karena beranggapan bahwa pertanian tidak mampu menopang masa depan. Sementara pembangunan ketahanan pangan merupakan salah satu faktor kunci dalam membangun suatu bangsa dan sangat pantas bila komitmen pemerintah sangat besar terhadap aspek ketahanan pangan bagi pembangunan bangsa dan ketahanan nasional.

Lebih lanjut, dijelaskannya, hari peringatan HPS mengambil lokasi di Kabupaten Labuhan Batu selain salah satu senyra produksi tanaman pangan khususnya padi dan palawija. Didukung potensi lahan tanaman padi sawah seluas 24.318 hektar dan untuk lahan ladang seluas 3.105 HA yang merupakan penyumbang beras nomor 10 di Sumut.

Dalam rangka mewujudkan swasembada pangan di kabupaten tersebut provsu  telah mengalokasikan dana baik APBN maupun APBD TA 2017 sebesar Rp 4,4  miliar yang diperuntukkan untu pengadaan benih padi sebanyak 22,5 ton dab kedelai sebanyak 600 Ha. Juga pengadaan alsuntan berupa conbine harvester,traktor roda 2 ,pompa air , rice transplanter, cultivator , hand sprayer, jaringan irigasi serta unit pengelolahan pupuk organik.

Bupati Labuhan Batu, Pangonal Harahap bertekat untuk meningkatkan swasembada pangan yang mana selama ini menjadi nomor 10 di tingkat Provinsi menjadi 5 besar. “Selain itu, Labuhan Batu juga sebagai produksi perkebunan terbesar penghasil sawit dan karet yang menjadi penghasilan utama para masyarakat daerah tersebut,” sebutnya.

Sementara laporan ketua penyelenggaran Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Provsu, Dahler mengatakan kegiatan tersebut diisi berupa pameran dan bazar dari dinas terkait, penyerakan penghargaan Adhikarya Pangan Sumut 2017 kepada aparat pemerintahan dan kelompom masyarakat, pemberian makanan tambahan kepada abak-anak tingkat sekolah dasar, demontrasi inseminasi buatan massal sapi/kerbau indukan wajib bunting dalan rangka upaya khusus (upsus siwab), vaksinasi rabies hingga kontes ternak. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan