Search
Jumat 20 Oktober 2017
  • :
  • :

KIFC Bisa Berika Masukan Positif Bagi Kota Medan

Starberita – Medan, Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution, mengharapkan hasil kegiatan Friendly City Four International Comprence dapat memberikan masukan dan pemikiran positif bagi Pemerintah Kota Medan untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapai Pemko Medan.

Harapan itu disampaikan, Akhyar Nasution, ketika membuka Konprensi Internasional Friendly City 4 From Research Implementation For Better Sustainability, Rabu (11/10/2017).

Akhyar menyebutkan, akhir-akhir ini ada beberapa fenomena alam yang terjadi, misalnya banjir rob. Dulunya banjir rob itu hanya terjadi di Belawan, namun sekarang ini sudah merambah ke Kecamatan Medan Marelan dan Kecamatan Medan Labuhan.

“Setiap bulannya banjir rob ini melanda tiga kecamatan ini. Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian PU, namun sampai sekarang belum membawa hasil,” katanya.

Selain itu, sebutnya, mengenai sampah. Masyarakat masih banyak yang membuang sampah sembarangan tanpa pernah berpikir dapat menimbulkan kebanjiran terhadap rumah penduduk lainnya bila turun hujan.

“Mengenai sampah seharusnya merupakan tanggungjawab kita bersama, bukan hanya tanggungjawab pemerintah. Bila masyarakat membuang sampah pada tempatnya,  itu sudah memberikan kontribusi positif kepada Pemerintah Kota Medan,” katanya.

Karenanya, harap Akhyar, lagi Comperence Internasional Friendly City Four di Kota Medan tentunya akan menghasilkan pemikiran-pemikiran positif bagi pembangunan. “Tentunya hasil Comperence Internasional ini dapat memberikan masukan-masukan untuk pembangunan Kota Medan kedepan,” ujarnya.

Sebelumnya Rektor Universitas Sumatera Utara, Runtung Sitepu, menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan Departemen Arsitektur Fakultas Teknik USU ini diikuti ratusan partisipan yang berasal dari 26 universitas dalam dan luar negeri.

Dikatakan, tahun 2018 nanti USU harus meningkatkan peringkatnya dari peringkat 15 dari seluruh Perguran Tinggi yang ada di Indonesia.

Saat ini, sebut Runtung, jumlah staf pengajar di USU 1.500 orang dengan jumlah mahasiswa 5.3000 orang. “Dari jumlah mahasiswa dengan jumlah staf pengajar belumlah berbanding di posisi ideal. Makanya, pada tahun ini USU akan merekrut 200 tenaga pengajar,” kata Runtung. (sbc-02)




Tinggalkan Balasan