Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – OTT Batu Bara, Bupati & 4 Orang Lainnya Jadi Tersangka
Search
Jumat 23 Agustus 2019
  • :
  • :

OTT Batu Bara, Bupati & 4 Orang Lainnya Jadi Tersangka

Starberita – Jakarta, Diduga menerima suap terkait sejumlah proyek yang ada di Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Batu Bara, OK AZ, bersama 4 orang lainnya sebagai tersangka.

“KPK menetapkan lima orang tersangka, yaitu sebagai penerima OK AZ, STR pemilik dealer mobil, HH Kepala Dinas PU Batu Bara, sebagai penerima suap,” kata Wakil Ketua KPK, Alex Marwata, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, (14/9/2017).

Selain tiga orang tersangka penerima suap, sebut Alex, KPK juga menetapkan dua orang sebagai tersangka pemberi suap, yakni MAS dan SAZ. “Keduanya merupakan kontraktor,” katanya.

Dalam operasi tangkap tangan itu, KPK mengamankan uang senilai Rp364 juta, sedangkan indikasi suap dalam fee proyek Rp4,4 miliar. “Total proyeknya Rp44 miliar dari dua kontraktor. OK terima 10 persen,” kata Alex.

Nyesal & Kecewa

Sementara Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, menyesalkan dan kecewa terhadap Bupati Batu Bara yang tertangkap tangan oleh KPK. Tjahjo menilai, OTT KPK sudah banyak menyasar pejabat lingkup Kemendagri. “Terus menyesal, terus kecewa. Mau apa lagi?” kata Tjahjo di Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Kamis (14/9/2017).

Internal Kemendagri, kata Tjahjo, sebenarnya telah melakukan pengawasan untuk mencegah praktek korupsi kepala daerah. “Kepala daerah dan anggota DPRD seharusnya memahami area rawan korupsi. Kemarin Bengkulu, mudah-mudahan yang terakhir, masih ditambah beberapa DPRD, ditambah Walikota Tegal. Sekarang Batubara. Ya, kembali lagi ke orangnya,” ucap Tjahjo.

Tjahjo menjelaskan, Kemendagri sudah melakukan banyak upaya untuk mengurangi pejabat yang terkena OTT. Antara lain mengimbau pejabat untuk mencermati area rawan korupsi seperti perencanaan anggaran, belanja hibah, retribusi pajak, serta jual beli jabatan. “Itu harusnya sudah melekat untuk dihindari,” ucap dia.

Menurut Tjahjo, Kemendagri bersama Kemenko Polhukam serta dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi sudah sering diingatkan untuk berhati-hati terkait OTT. Dia mengatakan, OTT KPK bisa kapan saja terjadi di area-area yang harus dicermati tadi. “Silakan KPK untuk terus melakukan OTT, karena kuncinya sekarang kembali kepada individunya,” ujar Tjahjo

Sebelumnya, KPK melakukan OTT terhadap Bupati Batu Bara OK AZ, Rabu (`13/9/2017) Dalam OTT KPK menemukan sejumlah uang yang terindikasi hadiah untuk Bupati terkait sejumlah proyek. Sekitar tujuh orang dibawa ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara kemudian dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. (sbc-03/tem)

 

 

 




Tinggalkan Balasan

error: