Search
Senin 21 Mei 2018
  • :
  • :

JCI Promosikan Potensi Wisata Sumut via Medsos

Starberita – Medan, Guna mengangkat potensi wisata yang ada di Sumatera Utara, Junior Chamber Internasional (JCI) Indonesia mengajak para pemuda yang aktif sebagai pegiat media sosial (medsos) di Sumut untuk terlibat dalam kegiatan ‘Peace is Possible’.

Sebagaimana hal tersebut diungkapkan oleh Lokal Presiden JCI Medan, Irham Basyah yang ditemui disela acara jamuan makan malam dan kopdar pegiat media sosial bersama Junior Chamber Internasional (JCI) Indonesia di Rumah Dinas Gubenur Jl. Sudirman No. 41 Medan, Senin (4/9) malam.

Lebih lanjut dijelaskan Irham, bahwa kegiatan ‘Peace is Possible’ merupakan kegiatan kampanye perdamaian dunia yang dicetus oleh JCI internasional pada tahun 2015. Dimana kegiatan perdananya baru dilakukan pada tahun 2016 di afrika. Dan untuk Indonesia sendiri, baru tahun ini pertama dilakukan di Sumut.

“Jadi sebenarnya kegiatannya ini lebih kepada untuk mempromosikan pariwisata yang ada di Sumatera Utara. Jadi kita bawa tamu kita nanti akan kita bawa ke beberapa tempat heritage yang ada di kota Medan seperti rumah Chong A Fie, Istana Maimun, dan juga Rumah Gubsu. Kemudian nanti kita juga akan mengajak tamu kita ke berwisata ke Bukit Indah Simajarunjung, Parapat dan juga melihat pertunjukan sigale-gale di tomok,” papar Irham seraya mengatakan bahwa pada acara puncak, tamu undangan akan dibawa ke Balige tepatnya di Pantai Bul-bul sekaligus mempromosikan potensi wisata yang ada di kawasan balige.

Irham pun mengatakan, kegiatan ‘Peace is Possible’ akan dilaksanakan pada tanggal 14-16 September 2017 di pantai Bul-bul Balige. Oleh karenanya, pihak JCI Medan mengundang para pegiat medsos yang ada di Sumut dengan menjamu makan malam bersama bertujuan agar kegiatan yang dilakukan JCI tersebut nantinya dapat di publikasikan oleh hadirin yang hadir dan juga membahas soal kerjasama kedepannya antara JCI dengan para pegiat medsos yang ada di Sumut.

“Untuk kegiatan ini, kita juga bekerjasama dengan Pemerintah Sumatera Utara, khususnya Dinas Pariwisata, karena kita cukup melibatkan sekitar 10 ribu orang. Dan kita juga sudah melakukan audiensi dengan pihak Pemkab Balige, kita sudah koordinasi dengan mereka untuk menyediakan segala macam keperluan yang diperlukan untuk kegiatan ini. Selain itu juga, kita akan mengundang Gubernur sebagai tamu VIP pada puncak acara kita di Balige,” sebut Irham.

Sementara itu, Bendahara Umum JCI Indonesia, Tengku M. Ryan Novandi berharap, melalui kegiatan yang dilakukan JCI, pemerintah dapat sedikit terbantu dalam hal mempromosikan potensi wisata yang ada di Sumut.

“Kegiatan ini positif ya, karena sifatnya memberi impact ke masyarakat langsung. Dan harapan kita, melalui kegiatan ini pariwisata di kawasan Danau Toba bisa menjadi destinasi wisata seperti program yang dicanangkan Presiden RI, Joko Widodo,” ujarnya seraya mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut selaim tamu lokal, JCI Indonesia juga akan mengundang tamu dari negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Hongkong dan lainnya.

Kemudian ditanya padanya, bicara soal kawasan Danau Toba, saat ini Pemprovsu sedang menggalakkan percepatan pengakuan Geopark Kaldera Toba dari Unesco. Menanggapi hal itu, Putra Sulung Gubsu, Tengku Erry itupun mengatakan bahwa hal itu sangat bagus dan positif.

“Saya rasa itu hal yang cukup bagus dan sangat positif. Dan kami dari JCI Indonesia siap untuk membantu pemerintah dalam mempromosikan hal tersebut,” ungkapnya.

Sebelumnya, Plt.Sekdaprovsu, Ibnu S. Utomo mengatakan Pemprovsu memberi apresiasi tinggi kepada JCI yang akan melaksanakan kegiatan ‘Peace is Possible’ di Pantai Bul-bul Balige. Karena menurutnya, JCI dapat menjadi wadah bagi kaum generasi muda untuk membentuk pemimpin di masa yang akan datang.

“Kegiatan ini sangat positif, karena mereka non partai dan non sekretariat. Mereka ini bergabung dari semua suku, agama, menjadi satu kesatuan Negara republik Indonesia. Dan mereka bertujuan hanya untuk membentuk para remaja agar siap menjadi pemimpin masa depan,” sebut Ibnu.

Oleh karenanya, melalui kegiatan yang dilakukan JCI Indonesia tersebut, diharapkannya, anak muda sekarang bisa melakukan kegiatan positif seperti yang dilakukan JCI agar tidak lagi berbuat hal-hal negatif dan tidak gampang terpengaruh terhadap pemberitaan negatif yang tersebar di medsos saat ini. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: