Search
Senin 24 Februari 2020
  • :
  • :

Penerimaan PBB Kota Medan Masih 53,82%

Starberita – Medan, Berdasarkan laporan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang masuk hingga Rabu (23/8/2017), penerimaan PBB Kota Medan tahun 2017 yang diperoleh masih Rp225.523.310.013 dari total target yang ditetapkan yakni Rp419.040.861.523 atau 53,82%.

Hal itu terungkap pada Rapat Monitoring dan Evaluasi Penerimaan PBB Kota Medan Tahun 2017 di Ruang Rapat III Kantor Walikota Medan, Kamis (24/8/2017) yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Syaiful Bahri Lubis.

Dari 21 Kecamatan yang ada di Kota Medan, penerimaan tertinggi berasal dari Kecamatan Medan Perjuangan dengan realisasi penerimaan sebesar Rp4.744.332.611 atau 57,59% dari target Rp8.238.832.964, sedangkan penerimaan terendah adalah Kecamatan Medan Labuhan yakni Rp5.234.731.603 atau 30,13% dari target Rp17.371.544.795.

Melihat kondisi tersebut, Sekda merasa penerimaan PBB masih pada kondisi memprihatinkan karena secara keseluruhan baru 5 Kecamatan yang penerimaannya diatas 50% bahkan masih ada 7 (tujuh) kecamatan yang persentase realisasinya justru masih di bawah 40%, sedangkan waktu 1 minggu lagi. Menurutnya kinerja aparatur pajak di lapangan belum maksimal menyikapi instruksi Walikota Medan dalam Rapat Evaluasi PBB Juli lalu.

“Saya minta kepala seluruh Camat, Kepala UPT dan tim lapangannya lebih serius dan maksimal bekerja seminggu kedepan menyikapi instruksi Walikota Medan untuk menggenjot penerimaan pajak. Lakukan koordinasi secara terintegrasi antara Kepala UPT dengan Camat untuk menggenjot penerimaan PBB ini. Namun saya mengingatkan agar petugas dilapangan tetap menggunakan pendekatan-pendekatan persuasif agar masyarakat tergugah untuk memenuhi kewajibannya,” tekan Syaiful.

Sebelumnya Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan, Zulkarnaen, melaporkan untuk dapat menjangkau Wajib Pajak yang mencapai hampir 500.000 WP, dirinya telah mengerahkan 300 petugas untuk melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat secara luas.

“Langkah kita, jelas, sesuai dengan tema Tahun Patuh Pajak 2017, kita akan menjangkau Wajib Pajak secara door to door, jemput bola. Di sana petugas kita akan memberi penjelasan terkait manfaat penting PBB bagi pembangunan kota, sehingga masyarakat tergugah untuk membayar PBB nya. Dengan demikian harapan target kita untuk 80% bisa tercapai,” imbuh Zulkarnaen. (sbc-02)




Tinggalkan Balasan

error: