Search
Jumat 3 April 2020
  • :
  • :

Walikota Ingin Pejabat Eselon III Berdedikasi & Bermanfaat

Starberita – Medan, Walikota Medan, Dzulmi Eldin, menginginkan pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kota Medan berdedikasi dan bermanfaat, dengan terus memainkan peranan yang menentukan dalam menangani isu-isu nasional strategis, sehingga memerlukan penanganan lintas lembaga atau wilayah.

“Selain itu, juga dituntut mampu meningkatkan kinerja wilayah yang dipimpinnya melalui penetapan visi maupun kebijakan wilayah yang tepat,” kata Walikota ketika m,embuka Pendidikan dan  Pelatihan (Diklat)  Kepemimpinan Tingkat III Angkatan XIV di lingkungan Pemko Medan, Selasa (22/8/2017) yang ditandai dengan penyematan tanda peserta.

Kepemimpinan visioner, kata Walikota, yakni kemampuan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan strategis. Disamping itu mampu memimpin peningkatan kinerja instansi melalui penetapan visi atau arah kebijakan yang tepat. “Tujuan diklat ini digelar untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan pejabat struktural eselon III di jajaran Pemko Medan. Para pejabat diharapkan mampu melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik serta memiliki kompetensi kepemimpinan yang visioner,” katanya.                      

Tugas itu, sebut Walikota, menuntut kemampuan pejabat eselon III yang berdedikasi dalam memimpin dan dapat memotivasi serta mengoptimalkan  pemanfaatan sumber daya pembangunan yang ada. “Saya menilai diklat ini sangat penting, sehingga out put-nya menghasilkan pejabat eselon III baik dan berdedikasi,” kata Walikota.           

Karenanya, Walikota, berpesan agar pejabat eselon III menjadikannya sebagai momentum  untuk menambah ilmu dan wawasan serta menstimulus melakukan inovasi serta mengaplikasikan semua  materi yang  diperoleh selama diklat di tengah-tengah masyarakat.          

“Melalui diklat ini, saya berharap agar para pejabat struktural eselon III dapat menjadikan dirinya bermanfaat. Jadikanlah diklat ini sebagai momentum untuk mengembangkan diri sehingga kalian nantinya dapat menjadi pemimpin yang baik dan bermanfaat di tengah-tengah masyarakat,” harapnya.         

Sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM), Lahum, melaporkan para peserta diklat  akan mengikuti pembelajaran klasikal (diasramakan) selama 254 jam pelajaran, sedangkan pelajaran non klasikal yang dilaksanakan di tempat kerja masing-masing selama 603 jam pelajaran.           

“Melalui diklat ini kita harapkan dapat meningkatkan kompetensi kepemimpinan dan membentuk pemimpin perubahan pada pejabar strukturakl eselon III yang akan berperan dalam melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di intasninya masing-masing,” jelas Lahum. (sbc-02)




Tinggalkan Balasan

error: