Search
Kamis 19 Oktober 2017
  • :
  • :

Oknum Disbupar Diduga ‘Bermain’ di Loket Bukit Lawang

Starberita – Stabat, Oknum di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Langkat diduga ‘bermain’ tiket restribusi di loket pintu masuk wisata Bukit Lawang.

Permainan kotor itu diduga telah lama berlangsung dan diduga dilakukan oleh oknum petugas yang ditempatkan di pos retribusi Bukit Lawang, sehingga uang jutaan rupiah diduga masuk ke kantong pribadi, termasuk ke beberapa pejabat di instansi tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun di Bukit Lawang, para pengunjung kerap menjadi santapan pengutan liar (pungli) oleh para petugas dari dinas Budpar. Sebagai contoh, para pengunjung yang mengendarai sepeda motor berboncengan, saat tiba di pintu langsung diminta Rp5.000 dan diberi satu lembar karcis tiket.

Sedangkan para pengunjung yang menggunakan kendaraan roda 4 atau lebih, mialnya      membawa 12 oirang penumpang, dikenakan uang masuk Rp 35.000, namun hanya diberi kisaran 5 karcis tiket saja.

Beberapa pengunjunga mengajukan keberatan, namun jarang ditanggapi.  Kalau pun ditanggapi, langsung diberi tiket tambahan sesuai dengan jumlah orangnya.  Setelah itu pura-pura meminta maaf.

Hal itu telah berlangsung cukup lama dan belum pernah mendapat kritik dan teguran.  Padahal, banyak yang kecewa.  Ujung- ujungnya, jelas menjatuhkan wibawa Pemerintah Kabupaten langkat dan Bupati H. Ngogesa Sitepu.

Apalagi, perlakuan itu jelas bertentangan dengan Perda  Nomor 2 Tahun 2012 Kab Langkat Restribusi jasa dan hiburan (tempat rekreasi dan olah raga) untuk 1 orang dewasa  sebesar Rp 300. (sbc-05/drh)




Tinggalkan Balasan