Search
Sabtu 6 Juni 2020
  • :
  • :

Hipertensi, Hindari 13 Makanan Ini

Starberita – Jakarta, Hipertensi atau tekanan darah tinggi  terjadi ketika tekanan darah pada dinding arteri meningkat. Tak hanya orang tua, hipertensi dapat menyerang siapa pun, termasuk mereka yang berusia muda pun  jika pola hidupnya tidak terkontrol dengan baik.

Selain merokok, mengonsumsi makanan yang mengandung garam (sodium) juga menjadi penyebab seseorang terserang hipertensi. Sodium yang tidak dapat diserap dengan baik oleh tubuh menjadi penyebab utama meningkatkan tekanan darah pada dinding arteri.

Para peneliti berpendapat bahwa salah satu cara cukup ampuh untuk kembali menstabilkan tekanan darah ialah melakukan diet sehat. Selain mengonsumsi makanan yang tinggi kaya akan serat seperti buah dan sayur, ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh penderita hipertensi agar diet sehatnya berjalan dengan maksimal. Berikut beberapa diantaranya:

Soda
Soda merupakan salah satu penyebab meningkatkan tekanan darah dalam tubuh, sekalipun soda rendah kalori. Minuman alternatif lain yang jauh lebih sehat namun tetap dapat menghilangkan dahaga Anda terhadap minuman bersoda ialah campuran air soda dengan perasan jeruk.

Garam dapur
Berdasarkan sebuah studi Blood Pressure and Dietary Salt In Human Populations, garam dapur mengandung sodium tinggi yang dapat merusak dinding arteri. Sodium tersebut menahan air di dalam tubuh. Saat air di dalam tubuh tertahan, sirkulasi darah menuju ginjal, otak dan jantung menjadi tidak lancar. Itu sebabnya penderita hipertensi harus membatasi pengonsumsian garam sehari-hari.

Kentang goreng
Kentang goreng yang kerap Anda nikmati dari berbagai restoran siap saji terbukti kaya akan sodium dan lemak jahat. Satu bungkus kentang goreng berukuran sedang menganduung 270 miligram sodium dan 19 gram lemak jahat yang menyebabkan tekanan darah dalam arteri meningkat.

Alkohol
Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan bukan hanya menyebabkan tekanan darah dalam arteri meningkat namun juga merusak dinding pembuluh darah.

Daging merah
Daging merah merupakan daging yang berasal dari ternak besar, mengandung banyak lemak yang tidak baik untuk pembuluh darah dan juga jantung. Dalam sebuah studi, Relation of Vegetable, Fruit, and Meat Intake to 7-Year Blood Pressure Change in Middle-Age Man, daging merah yang diolah menggunakan minyak nabati (margarin) mengandung lebih banyak lemak sehingga sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita hipertensi.

Makanan olahan
Makanan olahan seperti kentang, nugget , sosis diketahui mengandung sodium cukup tinggi. Selain itu, makanan olahan lain seperti bacon, hamburger dan hot dog juga harus dihindari oleh penderita hipertensi.

Acar
Satu kaleng acar berukuran sedang ternyata mengandung 570 miligram sodium di dalamnya, melebihi satu per tiga kebutuhan sodium setiap hari.

Gula
Makanan yang mengandung banyak gula tidak hanya dapat meningkatkan berat badan namun juga obesitas. Obesitas sendiri merupakan akar dari tekanan darah tinggi (hipertensi).

Donat
Satu buah donat yang Anda nikmati setelah sarapan dan sebelum makan siang mengandung 12 gram lemak dan 200 kalori.

Biskuit kaleng
Kebanyakan biskuit kaleng yang beredar saat ini mengandung lemak trans (lemak tak jenuh). Lemak trans merupakan salah satu penyebab hipertensi
pada orang dewasa.

Susu
Satu gelas susu diketahui mengandung 8 gram lemak, melebihi kebutuhan lemak harian tubuh. Itu sebabnya, para penderita hipertensi yang kebetulan suka minum susu harus mulai membatasi pengonsumsiannya sejak dini.

Makanan beku
Selain mengandung sodium tinggi, hampir semua makanan beku mengandung zat pengawet yang tidak baik untuk tubuh.

Minuman berenergi
Kafein yang terkandung di dalam minuman berenergi juga dapat meningkatkan tekanan darah dalam tubuh. (sbc-02/tem)

 




Tinggalkan Balasan

error: