Search
Minggu 24 September 2017
  • :
  • :

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Teror Polda Sumut

Starberita – Medan, Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara, Polisi akhirnya menetapkan tiga tersangka teror Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapoldasu) yang terjadi pada, Minggu (25/6/2017) dinihari.

Ketiga tersangka itu adalah, Syawaluddin Pakpahan (SP), Ardial Ramadhana (AR) dan Hendry Pratama alias Boboy. Syawal dan Ardial memiliki peran yang sama, yakni menyurvei tempat penyerangan Polda Sumut serta melakukan penyerangan. Adapun Boboy hanya terlibat dalam menyurvei titik penyerangan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, mengatakan penyidik dari Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut dan Detasemen Khusus 88 Antiteror sudah memeriksa 8 hingga 12 orang untuk menetapkan tiga tersangka penyerangan yang menewaskan salah satu anggota kepolisian, Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Martua Sigalingging.

“Syawaluddin Pakpahan, Ardial Ramadhana, dan Hendry Pratama alias Boboy dijerat dengan Pasal 6 dan 7 Undang-Undang Tindak Pidana Terorisme dan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana,” kata Rina Sari, Senin (26/6/2017).

Sebelumnya, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, mengungkapkan penyerangan ke markas Polda Sumut sudah direncanakan dalam sepekan terakhir. Pelaku penyerangan, katanya, adalah kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Dalam penyerangan yang terjadi pada, Minggu (25/6/2017) dinihari dua orang, SP dan AR, melompat pagar dan menyerang dua polisi yang sedang menjaga pos jaga pintu keluar. Mereka menikam Aiptu Martua Sigalingging hingga tewas.

Rekan Martua yang juga ada di pos itu, Brigadir E. Ginting, lantas berteriak minta tolong kepada anggota-anggota Brigade Mobil di markas Polda Sumut. Ardian Ramadhana tewas ditembak, sementara Syawaluddin kritis. Dia dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Sebelumnya, Polisi menangkap lima orang yang diduga menyerang Pos Jaga Mapoldasu. Menurut Kapolda, kelima orang itu diduga terkait jaringan pelaku teror di Polda Sumut yang menewaskan satu anggota Pelayanan Markas Aiptu Martua Sigalingging.

“Hasil pengembangan pemeriksaan dan penyidikan di lapangan termasuk hasil pemeriksaan, sudah dikembangkan (ditangkap) lima orang lainnya,” kata Rycko.

Rycko mengatakan, kelima orang itu diduga memiliki peran dalam membantu proses penyerangan pos jaga Polda Sumut. Namun, Rycko belum menjelaskan identitas kelima orang yang diamankan tersebut. (sbc-03/tem)

 




Tinggalkan Balasan