Search
Senin 24 Juli 2017
  • :
  • :

Bunuh Sel Kanker Usus dengan Senyawa Biji & Kulit Anggur

Starberita – Jakarta, Senyawa yang terkandung dalam kulit dan biji anggur dapat membunuh sel kanker usus sekaligus menurunkan risiko terserang kanker usus.

“Kombinasi senyawa resveratrol yang banyak ditemukan pada kulit anggur dan ektrak biji anggur sangat efektif untuk membunuh sel kanker usus yang mematikan,” kata perwakilan dari Asosiasi Profesor Ilmu Makanan, Pennsylvania State University, Amerika Serikat sekaligus anggota fakultas Penn State Hershey Cancer Institute, Jairam K.P. Vanamala.

Vanamala menambahkan, pihaknya juga menemukan bukti bahwa kombinasi dari kedua senyawa tersebut tidak merusak sel sehat di dalam tubuh, terutama usus.

Temuan Vanamala yang dipublikasikan melalui jurnal BMC Complementary and Alternative Medicine, itu dapat digunakan sebagai acuan penelitian lain mengenai manfaat senyawa yang terdapat dalam kulit dan biji anggur terhadap kanker usus. Kanker usus berada di peringkat kedua pada perempuan sebagai salah satu kanker mematikan. Sementara pada laki-laki ada di peringkat ketiga.

“Kami juga tertarik untuk menargetkan pada sel induk. Berdasarkan teori sel kanker digerakan oleh sel induk kanker,” ujar Vanamala.

Vanamala menggunakan 52 ekor tikus yang mengidap kanker usus sebagai bahan percobaan. 52 ekor tikus tersebut dibagi ke dalam 3 kelompok berbeda, termasuk grup yang dikontrol dan grup yang diberi senyawa anggur atau sulindac–obat anti inflamasi yang dipilih berdasarkan studi sebelumnya dimana studi tersebut menunjukkan bahwa sulindac dapat menekan pertumbuhan kanker dalam tubuh manusia.
Dari hasil penelitian tersebut didapati jika tikus percobaan yang diberi resveratrol dan ekstrak biji anggur secara terpisah tidak menunjukkan perubahan signifikan. Jauh berbeda saat mereka diberi kombinasi kedua senyawa tersebut untuk mengobati kanker ususnya.

Dalam studi yang akan dilakukan selanjutnya, para peneliti berencana untuk membuat suplemen (vitamin) dari dua senyawa tersebut, resveratrol dan ekstrak biji anggur yang dapat dikonsumsi oleh penderita maupun bukan penderita.

“Penderita dapat mengonsumsinya untuk membunuh sel induk kanker, sementara yang bukan penderita dapat mencegah risiko terserang kanker usus dengan rutin mengonsumsi vitamin tersebut,” tutup Vanamala.  (sbc-02/tem)

 




Tinggalkan Balasan