Search
Senin 24 Juli 2017
  • :
  • :

Waspada, Ini 6 Penyebab Kebutaan Pada Anak

Starberita – Jakarta, Kebutaan adalah gangguan penglihatan di salah satu atau bahkan kedua mata yaitu kemampuan penglihatan berkurang atau bahkan hilang sama sekali. Kebutaan tidak dapat dibantu oleh kacamata atau lensa kontak.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang mengalami gangguan visual kebutaan. Umumnya kebutaan atau melemahnya penglihatan dialami oleh individu yang menginjak usia 50 tahun ke atas namun tidak menutup kemungkinan kebutaan dapat menyerang segala jenis umur bahkan anak-anak sekalipun.

Kehilangan penglihatan dapat terjadi secara tiba-tiba atau bertahap dari waktu ke waktu ataupun bawaan dari lahir. Menghilangnya daya penglihatan secara tiba-tiba belum berarti kebutaan. Kasus kebutaan seperti ini dapat terjadi pada satu mata atau dua mata sekaligus, ada yang bertahap ada juga yang total.

Jika kebutaan terjadi secara tiba-tiba pada kedua bola mata maka kemungkinan besar sulit untuk di sembuhkan, namun jika kebutaan hanya terjadi pada satu mata saja massih ada kemungkinan untuk sembuh.

Dalam artikel ini, saya akan membagikan kepada Anda tentang penyebab dari kebutaan tiba-tiba yang dapat menyerang segala usia bahkan anak-anak sekalipun. Kadang-kadang, kemunculan bintik di mata juga bisa menjadi gejala dari beberapa kondisi serius pada mata. Selalu waspada dengan perubahan yang terjadi pada tubuh anak Anda menjadi sangat penting agar Anda selalu dapat terhindar dari hal-hal yang tidak di inginkan.

Berikut adalah beberapa penyebab kebutaan pada anak yang perlu Anda ketahui agar selalu waspada.

1. Katarak

Katarak adalah penyebab paling umum kebutaan pada orang tua. Beberapa gejala utama dari katarak adalah pandangan kabur, tidak dapat melihat di malam hari, tidak mampu membedakan warna, penglihatan ganda. Namun pada beberapa kasus katarak juga bisa menyerang anak-anak.

2. Glaukoma

Hal ini mempengaruhi saraf optik dan menyebabkan kebutaan. Hal ini terjadi ketika tekanan fluida perlahan meningkat dalam mata, sehingga merusak saraf optik. Ini merupakan salah satu penyebab utama kebutaan.

3. Retinopati diabetik

Kebutaan ini di sebabkan oleh diabetes. Diabetes mempengaruhi retina sehingga menyebabkan kebutaan. Hal ini dapat terjadi pada seseorang yang terdiagnosis diabetes pada usia 18 tahun ke atas.

4. Oftalmia Neonatorum

Kebutaan ini kebanyakan menyerang mata bayi yang baru lahir. Peradangan terjadi pada mata bayi yang baru lahir karena bakteri dari jalan lahir dari ibu bergerak ke mata bayi.

5. Cedera mata

Kelenjar pelindung mata akan menjadi rusak jika mata cedera sehingga meningkatkan risiko kehilangan penglihatan atau kebutaan. Ini adalah salah satu penyebab utama kebutaan.

6. Hipoplasia

Hipoplasia terjadi karena bawaan lahir atau bahkan keturunan. Kebutaan terjadi karena hilangnya suplai darah ke saraf optik. Atrofi saraf optik terjadi ketika ada kekurangan serat saraf optik, sehingga menyebabkan cacat pada mata yaitu kebutaan. (sbc-02/vnc)

 




Tinggalkan Balasan