Search
Senin 24 Juli 2017
  • :
  • :

Berry Ini Mampu Bunuh Kanker

Starberita – Jakarta, Mungkinkah kanker dapat di obati hanya dengan buah yang sederhana seperti berry?

Sementara jutaan orang menghabiskan uang mereka untuk uji labolatorium, kemotrapi untuk dapat membunuh sel kanker yang menggrogoti tubuh mereka. Mungkin para dokter boleh sekali-kali keluar dari labolatorium untuk pergi ke alam, dan lihat obat alami anti kanker yang sangat efektif yang telah sangat menjanjikan di tes awal.

Buah itu adalah Fontainea picrosperma atau lebih kita kenal dengan nama buah berry. Buah ini hanya tumbuh di Utara Australia di mana peneliti mencatat buah ini merupakan favorite bagi fauna lokal di sana. Hal itu yang membuat mereka memutuskan untuk mengenal lebih dekat buah ini.

Mereka menyebutnya EBC-46. benih-benih tanaman yang di kenal dengan Blushwood, dan di kembangkan menjadi obat di lembaga penelitian medis QIMR Berghofer. Para peneliti mencoba menggunakan buah ini untuk mengobati kanker, dan mereka terkejut ketika mempelajari efek obat iini.

Mereka malakukan percobaan kepada anjing yang memiliki tumor di hidung, dan dalam waktu 15 hari pengobatan, tumor itu praktis hilang. Obat ini tidak hanya bekerja, tetappi bekerja dengan sangat cepat. Mereka bahkan menemukan, 5 menit setelah mereka menginjeksikan obat ini, sel-sel kanker mulai terbunuh. Jika melakukan dengan obat biasa, tumor paling cepat akan hilang setelah beberapa minggu. Obat dari buah berry ini terbukti mampu melampaui perawatan sebelumnya.

Bagaimana pengujian obat ini terhadap manusia? EBC-46 di coba kepada seseorang yang menderita melanoma yaitu Martina Toso. Pada akhir pengujian, ia terbebas dari kanker.

Sayangnya pohon Blushwood masih sangat langka dan sangat sulit untuk di budidayakan. Namun demikian, tim peneliti masih terus bekerja keras untuk dapat menanam dan menumbuhkan pohon ini dalam skala besar, yang akhirnya dapat membuat obat dalam skala besar.

Hal ini sangat luar biasa untuk kita pikirkan, bahwa sebenarnya obat untuk kanker telah di temukan. Hanya saja masih membutuhkan waktu untuk dapat membuatnya bisa menjadi dalam skala besar. Semoga segera terwujud. (sbc-02/vnc)

 




Tinggalkan Balasan